Razia Knalpot Brong Jelang Ops Keselamatan Agung 2023

JEMBRANA – Polres Jembrana, Jelang pelaksanaan Ops Keselamatan Agung 2023, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra R.A., S.I.K., M.H., CPHR. menyampaikan bahwa pada malam minggu kemarin (4/2) ada sebanyak 7 unit motor  berknalpot brong diamankan Polisi Lalulintas di Jembrana-Bali yang diantaranya ada kendaraan roda dua yang sudah dimodifikasi itu dianggap mengganggu ketertiban umum karena suaranya yang bising saat di jalanan.

Kendaraan roda dua itu diamankan tim Satlantas Polres Jembrana saat melakukan razia di dua titik yang dianggap sering dijadikan tempat kumpul komunitas motor  berknalpot racing. Lokasi razia di Jalan Surapati dan Jalan Sudirman dekat Kebun Raya Jembrana, Kecamatan Jembrana sekitar pukul 24.00 Wita, Sabtu (5/2).

Menjelang diadakan Ops Keselamatan Agung 2023 yaitu Operasi Cipta Kondisi menjelang Lebaran Tahun 2023 Satlantas Jembrana mengelar razia kendaraan yang menyangkut tetertiban knalpot brong.

“Kendaraan roda dua  sebanyak 7 unit terjaring razia. Seluruh kendaraan itu kemudian dibawa ke Polres Jembrana untuk diamankan karena melanggar Undang-Undang Lalu Lintas,” ungkap Kasat Lantas.

Pelanggaran yang dikenakan adalah pasal 285 ayat 1 yo 106 yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan motor di jalan yang tidak setiap orang yang mengemudikan motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan baik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban, dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

“Ini komplain dari masyarakat terkait dengan knalpot brong yang sangat mengusik telinga,” jelas Kasat.

Selain dikenakan sanksi sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas, para pengendara tersebut juga akan dipanggil untuk memusnahkan knalpot milik motornya sendiri. Hal ini agar knalpot tak lagi digunakan ataupun dijual pada orang lain.

“Untuk kali ini saya melakukan upaya perubahan pola kalau selama ini kita menahan berlama-lama, ini kita langsung menginsafkan untuk copot knalpotnya, ganti sesuai standar dan kita minta bersangkutan untuk berkomitmen untuk insaf dari penggunaan knalpot bisingnya,” ujar AKP Aan Saputra.

“Dengan adanya razia seperti ini diharapkan pengendara agar tidak menganti knalpotnya dengan brong yang melanggar dan bising, sehingga terciptanya keamanan dan ketertiban  berkendara di wilayah Jembrana menjelang Lebaran Tahun 2023,” pungkas Kasat Lantas Polres Jembrana.

Komentar