oleh

Puspom AD Tetapkan 56 Anggota TNI Sebagai Tersangka Perusakan Polsek Ciracas

JAKARTA – Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspom AD) kembali menetapkan 56 anggota TNI sebagai tersangka perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Para tersangka terdiri atas 50 prajurit TNI AD dan enam prajurit TNI AL.

“Yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 81 personel tediri dari 34 satuan. Yang sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka dan ditahan sebayak 50 personel (TNI AD),” ujar Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD, Letjen Dodik Widjanarko, di Markas Puspom AD, Jakarta Pusat, Rabu, 9 September 2020.

Dodik mengatakan 23 anggota TNI AD yang sempat menjalani pemeriksaan telah dikembalikan kesatuannya. Mereka murni diperiksa sebagai saksi.

Sementara itu, Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Eddy Rate Muis menjelaskan para tersangka dari TNI AL didapatkan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 10 prajurit. Ada pula 15 anggota TNI AU yang telah menjalani pemeriksaan. Namun, belum dapat dipastikan keterlibatannya dalam kasus penyerangan ini.

“Untuk (anggota TNI) AU masih dilakukan pendalaman terhadap 15 prajurit tersebut,” beber dia.

Sekitar 100 orang tidak dikenal menyerang Polsek Ciracas di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, pukul 02.00 WIB, Sabtu, 29 Agustus 2020. Mereka merusak sejumlah fasilitas, seperti kaca kantor hingga dua kendaraan polisi, serta menyerang warga.@mi

Komentar

News Feed