POLRI

Push Rank Berubah Jadi Prestasi: Polres Serang Wadahi 150 Pelajar Lewat E-Sports

0
×

Push Rank Berubah Jadi Prestasi: Polres Serang Wadahi 150 Pelajar Lewat E-Sports

Sebarkan artikel ini

SERANG – Suasana Mapolres Serang tampak berbeda dari biasanya, Minggu (26/4). Jika biasanya identik dengan aktivitas kepolisian, kali ini ruangan Gedung Ngariung Iman Ngariung Aman dipenuhi sorak sorai pelajar yang tengah bertarung bukan di jalanan, melainkan di arena digital.

Sebanyak 150 pelajar dari tingkat SMP hingga SMA ambil bagian dalam Turnamen Mobile Legends Polres Serang Cup 2026. Turnamen ini menjadi bukti bahwa dunia game yang kerap dipandang sebelah mata, kini mulai diarahkan menjadi ruang prestasi.

550x300

Inisiasi Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga upaya “mengalihkan energi” generasi muda ke jalur yang lebih positif. Dari yang biasanya push rank di kamar, kini para pelajar tampil di panggung kompetisi dengan semangat sportivitas.

Wakapolres Serang Kompol A Surya K yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa e-sports bukan lagi sekadar hiburan, melainkan telah berkembang menjadi ruang pembentukan karakter.

“Game seperti Mobile Legends sering dianggap negatif, padahal jika diarahkan dengan baik, bisa melatih strategi, kerja sama tim, hingga disiplin,” ujarnya.

Di balik layar smartphone, para peserta tak hanya adu mekanik permainan, tetapi juga adu kekompakan tim. Teriakan semangat, strategi cepat, hingga momen “comeback” dramatis menjadi warna tersendiri dalam turnamen ini.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga membawa pesan kuat: menjauhkan pelajar dari narkoba dan kenakalan remaja. Dengan pendekatan yang dekat dengan dunia mereka, Polres Serang mencoba hadir bukan sebagai penegak hukum semata, tetapi juga sebagai pembina generasi.

Turnamen ini menjadi gambaran bahwa ruang pembinaan bisa hadir di mana saja even di dalam game. Dari layar kecil, lahir mimpi besar: menjadi generasi yang tidak hanya jago bermain, tetapi juga berkarakter dan berprestasi.@Red

error: mediapolri.id