oleh

Pusdiklapa Kodiklatal Luluskan Dikmatra 2 dan Dikaplikasi 2

SURABAYA – Dankodiklatal Laksamana Madya TNI. Nurhidayat secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Matra 2 (Dikmatra 2) dan Pendidikan Aplikasi 2 (Dikaplikasi 2) TA 2021, bertempat di Gedung Betelgeuse Kesatrian Kodiklatal Bumimoro, Surabaya, Sabtu (15/8/2021).

Pendidikan Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pusat Pendidikan Lanjutan Perwira (Pusdiklapa) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI-AL (Kodiklatal) kembali meluluskan Prajurit Setrata Perwira dalam program Pendidikan Matra 2 (Dikmatra 2) dan Pendidikan Aplikasi 2 (Dikaplikasi 2) TA 2021.

Penutupan pendidikan tersebut diikuti oleh 59 prajurit terdiri atas 19 siswa Dikmatra 2 dan 40 siswa Dikaplikasi 2. Dikesempatan ini tampak hadir Inspektur Kodiklatal, para Direktur Kodiklatal, Komandan Kodikdukum dan Wadan Kodikopsla.

Dalam sambutannya, Dankodiklatal Laksamana Madya TNI. Nurhidayat menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para perwira menyelesaikan pendidikan ini dengan baik, aman dan lancar.

“Dalam penerapan penugasan di lapangan, merupakan refleksi kemampuan para perwira dalam menyerap dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti proses pendidikan. Karena, dari sinilah bisa dilihat keberhasilan yang sesungguhnya dari proses pendidikan yang telah saudara jalani,” tutur Laksamana Madya TNI. Nurhidayat.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu pilar dalam pembinaan personel yang bertujuan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai tuntutan dinamika organisasi dan kemajuan teknologi.

“Melalui pendidikan, ditransformasikan berbagai macam ilmu pengetahuan dan nilai-nilai doktrin secara sistematik dan terarah. Sehingga diharapkan outputnya, adalah hasil didik yang memiliki nilai lebih, baik kadar profesionalitas, kedewasaan berpikir maupun kadar moralitas, bila dibandingkan dengan sebelum mengikuti pendidikan,” terangnya.

Untuk melengkapi berbagai teori di kelas, para perwira siswa juga dibekali dengan lattek Olah Yudha Operasi Amfibi, Operasi pendaratan administrasi dan geladi posko, sehingga setelah menyelesaikan pendidikan ini, para perwira diharapkan mampu melaksanakan tugas sebagai staf gugus tugas atau tugas lain pada jabatan setingkat.

“Dengan berakhirnya pendidikan ini, bukan berarti proses belajar para perwira telah selesai, karena apa yang diperoleh selama pendidikan di sini, masih memerlukan pengembangan dan pemantapan lebih lanjut,” pungkas Dankodiklatal.

@Red

Komentar

News Feed