TUBAN — Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri menuntaskan kegiatan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Tuban, Jawa Timur, pada Kamis (6/11/2025).
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan Wasdal II berjalan lancar dan menghasilkan capaian membanggakan. PT TPPI berhasil memperoleh skor mutu implementasi SMP sebesar 92,37%, yang mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menerapkan standar keamanan nasional sesuai pedoman Polri.
Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol Ronald A. Purba, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa agenda hari ketiga difokuskan pada tahap akhir penilaian dan penutupan kegiatan. Rangkaian kegiatan mencakup wawancara, pemeriksaan dokumen, serta proses skoring Elemen V yang kemudian dilanjutkan dengan review menyeluruh terhadap Elemen I hingga V.
Pada sore hari, tim menyusun dan memfinalisasi Berita Acara Hasil Pelaksanaan Wasdal II, yang kemudian ditandatangani oleh pihak terkait dan ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Tim Wasdal Baharkam Polri dengan manajemen PT TPPI. Adapun Tim Wasdal II internal Polri diketuai oleh Kombes Pol Ronald A. Purba, didampingi Andy Mulyadi, S.E. sebagai Sekretaris, serta dua auditor profesional, Drs. Karyadi dan Dra. Minarti.
Dari pihak perusahaan, hadir Hendra Kurniawan Wijaya (General Manager PT TPPI) selaku Penasehat Tim SMP, Colil Andi Djatmiko (VP HSSE Manager PT TPPI), Sudarmanto (HSSE Manager sekaligus Deputy Wakil Manajemen SMP), serta Kolonel Inf. Yuana Budi (Security Section Head PT TPPI) yang bertindak sebagai Ketua Tim SMP.
Dengan capaian tersebut, PT TPPI berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Sistem Manajemen Pengamanan di lingkungan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan menjadi contoh penerapan standar keamanan terpadu di sektor industri strategis nasional.@Red







