oleh

PSBB Malang Raya Akan Diterapkan Mulai 17 Mei

MALANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya diterapkan pada Minggu (17/5), kepastian penerapan PSBB ini diungkapkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi dengan tiga pimpinan daerah meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Batu.

“Minggu PSBB sudah bisa diterapkan hanya saja pada awal penerapannya akan didahului dengan sosialisasi berupa imbauan dan teguran selama tiga hari,” ujar Khofifah.

Setelah itu memasuki hari ke-empat mulai akan dilakukan penindakan terkait dengan pelanggaran hingga hari ke 14.

“Untuk itulah Pemprov perlu lakukan koordinasi dengan semua pihak baik itu pemerintah kota, kabupaten dan kota Batu,” ujarnya.

Selain itu guna mendukung percepatan hasil laboratorium, pemprov terus mendorong optimalisasi dari laboratorium PCR.

“Ada tiga lab PCR test yang disiapkan di tiga rumah sakit masing-masing RS Saiful Anwar, RS UB dan RS Lavalet yang telah disiapkan untuk lakukan tes swab pada PSBB Malang raya,“ jelasnya.

Sementara itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran memberikan dukungan penuh terkait pelaksanaan PSBB Malang Raya. “Semua sudah sangat siap memback up pelaksana PSBB,” ujarnya.

Bahkan Kapolda bakal memberikan reward  pada kapolsek yang berperan sangat aktif sehingga COVID-19 wilayahnya menjadi nol.

“Ada reward dari saya dan ini merupakan tantangan bagi semua kapolres sampai kapolsek,” tandasnya.@elst

Komentar

News Feed