oleh

Polsek Selemadeg Barat Tabanan Ungkap Kasus Pelaku Pencurian

TABANAN – Kapolsek Selemadeg Barat Tabanan AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H bersama Kasubang Humas Polres, Seijin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy PS Siregar S.I.K. M.H melaksanakan release Kasus Pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Selemadeg Barat. Selasa, (12/10/20).

Berdasarkan Laporan masyarakat bahwa telah terjadi kehilangan 1 buah amplifiyer merk TOA , model ZA – 1025 Berwarna hitam , di tempat kejadian perkara Pura Puseh, Desa adat Banjar Dinas Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan yang biasa disimpan di bagian bangunan dapur pura Puseh.

Kejadian terjadi pada hari
Selasa tanggal 31 Maret 2020 dan dilaporkan ke Polsek Selemadeg barat Tabanan tanggal 6 Oktober 2020, oleh Saksi pelapor I Wayan Sudiarsana, 50 tahun, pengempon Pura, beralamat di Banjar Dinas Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan.

Berdasarkan laporan tersebut Tim Reserse Polsek Selbar dipimpin Kanit Reserse Polsek Selbar IPDA Komang Agastya atas perintah Kapolsek Selbar melakukan penyelidikan dan mendapatkan ciri ciri dan identitas pelaku.

Kemudian Tim bergerak ke Wilayah Kecamatan Grogak, Kabupaten Buleleng untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku sesuai dengan hasil penyelidikan.

Pada hari Rabu tanggal 7 Oktober 2020, dilakukan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku pencurian atas nama Komang Suarjana alias Sempol, Gerogak,15 Juli 2000, Banjar Dinas Gerogak Kabupaten Buleleng.

Saat ditangkap Pelaku tidak melakukan perlawanan dan dilakukan penggeledahan di rumah didapatkan barang bukti berupa 1 buah Amplifiyer merk TOA sesuai dengan laporan masyarakat Banjar Nyuh Gading. Berdasarkan hasil pengembangan terduga melakukan pencurian di wilayah Selemadeg Barat di 6 TKP Sebagai berikut.

TKP I di Pura Puseh Desa Adat Nyuh Gading, banjar dinas Nyuh Gading desa Mundeh Selbar
Waktu kejadian tanggal 31 Maret 2020 BB yang dicuri 1(satu) buah amplifier merk toa midel AZ-1025 warna hitam BB yang disita dari pelaku : sda Kerugian: sekitar 2,7 juta TKP II Pura Luhur Puseh Ibu Banjar Auman Dajan Sema, Desa Mundeh, Kec Selbar BB yang dicuri : uang sesari sebanyak Rp 350.000
BB yabg disita : Baju kaos abu – abu TKP III Pura Puseh Bangal br/ Ds. Mundeh WK : 4 x sekitar bulan Maret mengambil uang sesari Rp 350.000 Sekitar bulan Agustus mengambil uang sesari Rp 275.000
tanggap 11 September 2020 mengambil uang sesari Rp. 100. 000, tanggal 21 september 2020 mengambil uang sesari Rp 500.000 BB uang sebesar Rp 1.175.000
BB yang disita 1 buah Ember warna merah muda Ke tkp menggunakan spm Jupiter MX warna merah hitam nopol tdk ingat milik temannya yg dipinjam pelaku.

TKP IV Pura Dalem Pengedan Br pengedan Desa Mundeh Kec Selbar WK : sebanyak 3x yaitu bulan Maret 2020 mengambil uang sesari Rp 100.000 sekitar bulan Agustus 2020 mengambil uang sesari Rp 135.000 tanggal 21 September 2020 Nihil BB : uang sesari sebesar Rp 235.000 BB yang disita dari pelaku nihil krn uang dipake keperluan sehari – hari.

TKP V Pura Puseh Pengedan, br Pengedan Ds. Mundeh kec Selbar
W.K : 21 September 2020 sekira pkl 10.25 wt BB yang dicuri uang sesari Rp. 80.000 Ke tkp menggunakan jupiter MX warna merah hitam
BB yg disita : Nihil TKP IV Pura Puseh Penataran Banjar dinas penataran Desa Mundeh Kauh, Kec Selbar WK : 21 September 2020 sekira pkl 13.00 wt BB yang dicuri uang sesari sebesar Rp.450.000
BB yg disita Nihil Kerugian
Rp.5.140.000,- (Lima juta seratus empat puluh ribu rupiah).

AKP Lanang Jelantik mengatakan Modus operandi terduga memanfaatkan situasi sepi di Desa karena kebanyakan Warga sebagai petani kebun dan terduga masuk pura mengambil uang sesari di kotak sesari atau bokoran dan mengambil mengambil 1 (satu) buah amplifier merk TOA model ZA-1025 warna hitam dengan cara masuk dengan mencongkel jendela gudang menggunakan alat pencongkel dari besi.

Adapun Barang bukti yang di sita
1 (satu) buah amplifier merk TOA model ZA-1025 warna hitam
1(satu) alat pencongkel terbuat dari besi 1(satu) pasang sandal jepit warna putih hijau merk pearl swallow 1(satu) buah baju kaos warna abu-abu bertuliskan ambyar
1(satu) buah ember plastik warna merah muda.

Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun “Ucap Kapolsek Selemadeg Barat Tabanan AKP I Gusti Lanang Jelantik, SH ,”Pungkasnya@ferry.

Komentar

News Feed