oleh

Polsek Jajaran Polres Lampung Barat Ungkap 18 Perkara

LAMPUNG BARAT – Hingga periode bulan Juni tahun 2020, jajaran Sat Reskrim dan Polsek Jajaran Polres Lampung Barat (Lambar) berhasil ungkap kasus kejahatan sebanyak 18 kasus dengan jumlah tersangka 25 orang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Hariyadi, dalam kegiatan Konfrensi Pers Ungkap Kasus Sat Reskrim dan Polsek Jajaran Polres Lambar, Rabu (01/07), di Mapolres Lambar.

Dalam paparannya Kapolres menyampaikan, dari 18 kasus yang berhasil di ungkap, sebanyak 6 kasus diantaranya merupakan kejahatan pencurian dengan pemberatan.
“Jenis kejahatan pencurian dengan pemberatan yang ditangani Sat Reskrim sebanyak 2 kasus dengan jumlah tersangka 2 orang, Polsek Pesisir Tengah 1 kasus dengan jumlah tersangka 3 orang, Polsek Balik Bukit 1 kasus dengan jumlah tersangka 1 orang, dan Polsek Pesisir Selatan 1 kasus dengan jumlah tersangka 1 orang. Sehingga total kasus pencurian dengan pemberatan hingga periode bulan Juni 2020 sebanyak 6 kasus,” ungkap Rachmat Tri Hariyadi.

Untuk kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Sat Reskrim berhasil mengupkap 1 kasus dengan jumlah tersangka 1 orang, Polsek Sekincau ungkap 4 kasus dengan jumlah tersangka 4 orang, Polsek Balik Bukit sebanyak 1 kasus dengan tersangka 3 orang. Total kasus Curanmor yang ditangani Polres Lambar hingga periode Juni 2020 sebanyak 6 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 8 orang.

Kemudian untuk kasus Penggelapan, Sat Reskrim juga menangani 1 kasus dengan 1 tersangka, Polsek Sekincau 1 kasus 1 tersangka. Total ada 2 kasus penggelapan yang berhasil di ungkap Polres Lambar.

Sementara tindak kejahatan lainnya yakni kasus penganiayaan, Polsek Bengkunat menangani 1 kasus dengan tersangka 1 orang. Kasus UU ITE dan Pornografi, Polsek Pesisir Tengah menangani 1 kasus dengan tersangka 1 orang. Kasus persetubuhan anak di bawah umur, Polsek Sekincau menangani 1 kasus dengan 1 tersangka. Kasus kepemilikan Senjata Tajam (Sajam) tanpa izin, di ungkap Sat Reskrim dengan tersangka 1 orang. Dan 1 kasus kejahatan Trans Nasional yakni Bom Ikan di Samudera Hindia (Pulau Betuah) Pesisir Barat juga berhasil di ungkap Sat Reskrim Lambar dengan tersangka sebanyak 4 orang.

“Kasus menonjol yakni Curanmor dengan tersangka Asep Setiawan warga kalirejo lampung tengah, meski hanya 1 LP ternyata setelah dikembangkan ada 5 TKP oleh pelaku yang sama, sehingga kasus ini masih terus kita lakukan pengembangan ke TKP lainnya,” ujar Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan
Polres Lambar yakni 1 lembar STNK kendaraan roda 4 merk Mitsubishi, lembar asuransi, 1 Unit roda 4 L300 dengan nopol BE 8515 PX, 1 unit kendaraan roda 4 jenis Toyota Avanza dengan nopol T 1760 XL, dan 1 unit Suzuki Pultura.

“Untuk tersangka Asep Setiawan kita jerat dengan pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan bagi 4 terangka kasus Bom Ikan di pulau betuah, pasal yang dilanggar pasal 85 Junto pasal 9 ayat 1 UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan,” pungkasnya.@Pon

Komentar

News Feed