oleh

Polri Siap Jalankan Instruksi Presiden Terkait Penegakan Hukum Saat PSBB

JAKARTA, Mediapolri.id – Polri siap melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan penegakkan hukum saat penerapan opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

“Kebijakan pemerintah adanya PSBB prinsipnya polisi akan bantu penuh apa kebijakan pemerintah, yang sudah disampaikan Presiden kemarin tentunya polisi punya suatu tanggung jawab dengan kegiatan ini,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono dalam jumpa pers live streaming di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2020).

Argo mengungkapkan, setelah instruksi Presiden itu diumumkan, Polri langsung melakukan koordinasi dan komunikasi kepada Polda, Polres dan Polsek setempat untuk melakukan tugas penegakan hukum tersebut.

“Dan polisi kepada Polda dan Polres apa yang akan dilakukan polisi biar seirama sesuai peraturan undang-undang dari tingkat Mabes Polri sampai Polsek,” terang Argo.

Menurut Argo, Polri sudah melakukan upaya awal dalam menerapkan PSBB, misalnya seperti dikeluarkannya Maklumat Kapolri mengenai sedini mungkin mengetahui kegiatan masyarakat sehingga bisa dicegah lebih awal untuk meminalisir pembubaran.

“Kegiatan pertama berkaitan PSBB Kapolri sudah keluarkan maklumat, sudah diedukasi didistribusikan ke masyarakat. Kemudian, ada beberapa Polda membuat buku saku sehingga anggota seirama dan secara aturan apa yang akan dilakukan sampai tingkat bawah,” jelas Argo.

Namun, Polri berjanji tetap melakukan penegakan hukum saat PSBB secara preventif dan mengedepankan sisi humanis.

Selain itu, berkaitan dengan penegakan hukum saat PSBB, Polri juga melakukan pengawasan dari sektor ekonomi. Misalnya, menindak para penimbun sembako atau alat medis seperti masker.

“Kemudian, juga kami tetap kawal perekonomian apa yang disampaikan Presiden kami terus kawal sembako, jangan sampai penimbunan dilakukan orang tak bertanggung jawab, contoh giat ini polisi sudah penanganan terhadap penimbunan masker dan hand sanitizer.

Ada dari pelaku yang naikan harga dripada harga normal dan mungkin penimbunan dari kegiatan ini sudah ada 18 kasus ditangani Mabes Polri dan Polda jajaran,” tutup Argo.@Red

Komentar

News Feed