oleh

Polresta Tangerang dan 3 Pilar Siap Optimalkan PPKM Darurat dan Vaksinasi Massal

TANGERNG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kontijensi Aman Nusa II Maung, Sabtu (3/7/2021) di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang. Operasi Kontijensi Aman Nusa II Maung diselenggarakan untuk penanganan Covid-19 dan untuk mengoptimalkan PPKM Darurat serta menyukseskan program vaksinasi massal.

Apel turut dihadiri Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Zulbahri Bahtiar, Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Inf Bangun I.E Siregar, Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Nawawi, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Bambang Saptho Nurtjahja.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjadi inspektur upacara. Zaki menyampaikan amanat dari Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH, MBA yang berisi pesan agar jajaran semakin kompak dan solid dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

“Belakangan ini kita melihat bersama terjadinya penyebaran Covid-19 secara eksponensial. Hal ini menjadi alarm bagi kita semua untuk tidak lengah karena Covid-19 masih ada di sekitar kita,” kata Kapolda.

Dikatakan Kapolda, kenaikan kasus Covid-19 akan berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi. Sebab, ketika terjadi lonjakan kasus positif, pertumbuhan ekonomi akan turun secara signifikan. Hal itu, lanjut Kapolda, berarti pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada krisis kesehatan namun juga krisis ekonomi dan mengubah perilaku di seluruh sendi-sendi kehidupan.

Oleh karena itu, ujar Kapolda, Pemerintah dan seluruh komponen bangsa termasuk Polri terus berikthiar dan berusaha untuk mengatasi pandemi Covid-19. Langkah-langkah yang diambil bahkan sudah berdimensi extra ordinary dengan menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama.

“Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi atau yang utama sesuai dengan asas ‘Salus populi Suprema Lex Esto’,” terang Kapolda.

Meski demikian, Kapolda mengajak semua jajaran untuk tetap optimis untuk bisa bangkit. Dikatakan Kapolda, sebagai Bhayangkara tangguh, harus melakukan upaya terbaik dengan mengerahkan seluruh sumber daya untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 melalui pendisiplinan protokol kesehatan, penguatan upaya 3T yakni testing, tracing, dan treatment.

“Serta penjagaan dan penyekatan, Operasi Yustisi dan membantu akselerasi program vaksinasi Nasional melalui Gerai Vaksinasi Presisi dan vaksinasi Massal,” terangnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, PPKM Darurat resmi diberlakukan. Di wilayah hukum Polresta Tangerang, telah disiapkan 6 posko penyekatan. Posko itu disiapkan agar PPKM Darurat berjalan dengan optimal.

“Tadi malam tepat jam 24.00 WIB, kami sudah memulai kegiatan penyekatan di 6 posko yaitu di wilayah-wilayah pintu keluar-masuk Kabupaten Tangerang,” terang Wahyu.

Wahyu menyebut, sudah menyiapkan skema penjagaan dan penyekatan. Strategi itu didukung dengan pendisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan, serta kebijakan pembatasan pada sektor-sektor yang telah diatur.

“Sesuai arahan Pak Kapolri dan Pak Kapolda, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Apabila ada pelanggaran protokol kesehatan atau pelanggaran atas ketentuan yang diatur dalam PPKM Darurat, maka kami akan tindak tegas,” pungkasnya.@Red

Komentar

News Feed