KARO – Polres Tanah Karo menjadi pusat perhatian jajaran Bareskrim Polri setelah menerima kunjungan langsung dari Tim Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Dit PPA-PPO) Mabes Polri, Selasa (21/10/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari studi kelayakan untuk rencana pembentukan Satuan Reserse khusus PPA dan PPO di wilayah hukum Polres Tanah Karo.
Rombongan yang dipimpin oleh Direktur Dit PPA-PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si., didampingi Kombes Pol Cahyo Widyatmoko, S.H., S.I.K., M.H., serta sejumlah anggota tim, turut disambut hangat oleh Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, bersama jajaran pejabat utama Polres.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Nurul Azizah menyebut Polres Tanah Karo menjadi salah satu daerah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian studi kelayakan nasional ini. Menariknya, meski bukan termasuk wilayah dengan kasus tertinggi di Polda Sumut, Polres Tanah Karo dinilai konsisten dan tertib dalam pelaporan kasus PPA dan PPO.
“Polres Tanah Karo menunjukkan komitmen luar biasa dalam pelaporan dan penanganan kasus perempuan dan anak. Inilah yang menjadi dasar kami meninjau langsung potensi pembentukan Satres PPA dan PPO di sini,” ujarnya.
Kegiatan tim tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga melakukan verifikasi lapangan, berdialog dengan personel terkait, hingga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas PPPA, dan para pekerja sosial (peksos). Peninjauan terhadap calon ruang pelayanan khusus juga menjadi bagian penting dalam evaluasi.
Brigjen Pol Nurul menegaskan, pembentukan satuan baru ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan penanganan kasus yang lebih humanis dan ramah korban.
“Kasus perempuan dan anak membutuhkan penanganan yang berbeda. Ruang pelayanan harus nyaman dan aman agar korban berani bicara tanpa tekanan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan dan perhatian dari Bareskrim Polri.
“Kami siap mendukung penuh pembentukan Satres PPA dan PPO ini. Semoga ke depan, penanganan kasus yang melibatkan perempuan, anak, maupun pekerja migran bisa dilakukan dengan lebih profesional,” ungkap Kapolres.
Kunjungan berlangsung tertib dan penuh kehangatan, diakhiri dengan peninjauan lokasi dan sesi foto bersama antara tim Bareskrim, jajaran Polres Tanah Karo, serta instansi terkait di Kabupaten Karo.@ Andie Nangin








