oleh

Polres Subang Bagikan Sembako Dan Edukasi Tentang Protokol Kesehatan selama Ops Zebra Lodaya 2020

SUBANG – Selama 14 hari Operasi Zebra Lodaya 2020, sejak 26 Oktorber sampai dengan 8 November 2020 kemarin. Polres Subang tidak melakukan penindakan, tetapi lebih menitikberatkan edukasi masyarakat, melalui bakti sosial (Baksos), dan protokol kesehatan (Prokes). Senin, (09/11/2020).

Kasat Lantas Polres Subang AKP Endang Sujana melalui KBO Lantas Polres Subang IPTU Jaenudin mengungkapkan, selama Operasi Zebra Lodaya 2020 yang menitikberatkan baksos dan edukasi prokes. Polres Subang sudah menyalurkan 5,2 ton beras, atau 1.040 kilogram karung beras, 500 paket sembako, nasi boks 950 paket, dan 7.047 masker.

“Jadi selama operasi zebra lodaya 2020, kami tidak melakukan tindakan penegakkan hukum, ataupun melakukan peneguran, tetapi kami melaksanakannya dengan baksos dan mengedukasi masyarakat terkait prokes, serta keselamatan berlalulintas secara humanis, yang dilaksanakan juga oleh seluruh jajaran Polsek,” terang Iptu Jaenudin kepada wartawan.

Dengan begitu, Jaenudin mengklaim dampak dari operasi zebra lodaya 2020, dengan menitikberatkan baksos dan edukasi prokes, mampu menekan turunnya angka kecelakaan.

Sebagai perbandingan dia mengungkapkan saat operasi zebra 2019, jumlah laka lantas 10 kejadian, meninggal dunia 4 orang, luka ringan 23 orang. Sedangkan pada operasi yang sama di tahun 2020 ini, jumlah laka 7 kasus, atau kejadian, 1 orang meninggal dunia, luka berat 4 orang, dan 5 orang luka ringan.

“Meski selama operasi zebra lodaya 2020, tidak melakukan penindakkan, tetapi mampu menekan angka kecelakaan, dibanding dengan operasi zebra lodaya 2019 lalu,” terangnya.

Ia juga menambahkan, karena operasi zebra lodaya 2020 tidak mengedepankan tindakan, sehingga tidak berdampak terhadap meningkatnya pemohon perpanjangan, maupun pembuat sim baru.

“Dampak terhadap sim, tidak berpengaruh, pelayanan sim sih, masih standard,” @Jajang

Komentar

News Feed