oleh

Polres Jembrana Sambut Kedatangan Waka SPN Polda Bali

JEMBRANA –┬áKedatangan Waka SPN Polda Bali AKBP I.G.N. Agung Ade Panji Anom, S.I.K., M.A.P. disambut oleh Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. dan bersama-sama melaksanakan giat Pengawasan Mentor (Wastor) Siswa Latja Diktuk Bintara Polri Gel. I T.A. 2022 SPN Polda Bali yang bertempat di Aula Polsek Melaya, Kamis (23/6) pukul 10.30 Wita.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut diantaranya Kabag SDM Polres Jembrana Kompol I Nyoman Master, S.H., Kapolsek Melaya Kompol I Made Katon, S.H. (Supervisor), PS Kakorsis SPN Polda Bali Kompol I Wayan Sukardi, S.H., PS Kaur Log SPN Ipda I Gst. Made Widarma, S.H., Para Mentor Polres Jembrana, dan Siswa Latja SPN Polda Bali yang berjumlah 26 orang.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan kepada para siswa agar dalam melaksanakan Latja di Polres Jembrana lakukan dengan senang hati dan tidak dijadikan beban. Harus merasa bangga selama Latja yang sudah berjalan tiga minggu ini para siswa sudah melaksanakan Latja dengan baik dan disiplin, serta tidak ada yang melakukan pelanggaran dan menjalani latihan di lima fungsi.

Lanjut Kapolres mengatakan, untuk para siswa waktu lagi beberapa hari kedepan agar sisa Latja ini dilaksanakan dengan penuh disiplin, dan agar para siswa selama melaksanakan Latja agar selalu mengikuti apa yang menjadi arahan atau petunjuk dari para mentor maupun supervisor.

“Saya harapkan para siswa jaga diri dengan baik, laksanakan Latja sebaik-baiknya supaya dapat dilantik menjadi anggota Polri dengan pangkat Bripda,” ucap Kapolres dihadapan para siswa.

Kemudian pada kesempatan itu juga Waka SPN Polda Bali AKBP I.G.N. Agung Ade Panji Anom, S.I.K., M.A.P. mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres atas sambutannya, dan kami melakukan evaluasi kepada para siswa untuk memastikan sudah paham apa belum mengenai teori dan praktek yang telah diberikan oleh para mentor.

Waka SPN AKBP Agung Ade Anom menyampaikan kepada para siswa agar banyak-banyaklah belajar dengan senior-senior yang sudah memiliki pengalaman kerja di lapangan dan bermasyarakat. “Disini masyarakatnya heterogen, siswa harus bisa berinteraksi dan bisa belajar lebih banyak sehingga tahu dan menguasai teori dan praktek di lapangan. Tolong Bapak Kapolsek sekali-kali ajak/bawa siswa ke para tokoh Islam maupun Hindu,” ujarnya.

Lanjut Waka SPN berpesan, jangan pernah melakukan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun, itu sudah menjadi kedisiplinan sebagai anggota jika sudah aktif nantinya. Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Supervisor dan mentor karena pelajaran sudah banyak terserap dan sekaligus juga untuk mengetahui kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaannya.

Waka SPN mengkonfirmasi bahwa sampai saat ini siswa Latja di Polres Jembrana tidak ada melakukan pelanggaran/permasalahan, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres, Bapak Kapolsek, dan para mentor yang selalu memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa. Seluruh siswa Latja di Polres Jembrana dalam keadaan sehat dan apa yang menjadi aturan tetap dilaksanakan dengan tujuan untuk kebaikan para siswa sendiri.

“Tanggal 29 Juni 2022 nanti para siswa sudah ditarik dari Latja, dan kemudian pada tanggal 5 Juli 2022 sudah dilantik berpangkat Bripda,” pungkas orang nomor dua di SPN Polda Bali ini.

Komentar

News Feed