oleh

Polres Jembrana Gelar Press Release Ungkap Kasus Pencurian Dengan Pemberatan

JEMBRANA, Mediapolri.id – Polres Jembrana Gelar Press Release Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Aula Polres berupa 3 (tiga) unit traktor. Selasa, ( 28/07) pkl 12.00 wita.

Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan berupa 3 (tiga) unit traktor ini di pimpin langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita, S.I.K dan Kasubag Humas Polres Iptu I Ketut Suartawan, SH, dihadiri oleh wartawan media cetak,online,media elektronik dan Humas Polres Jembrana “Terangnya.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K menyampaikan kepada awak Media bahwa berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/155/VII/2020/Bali/ Res Jbr, Tanggal 25 Juli 2020 dan Laporan Polisi Nomor LP/156/VII/2020/Bali/ Res Jbr, Tanggal 25 Juli 2020,telah terjadi tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan yang terjadi pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2020, sekitar pukul 06.30 wita, di area persawahan subak lanyah yang beralamat di Banjar Sebual, Desa Dangintukadaya Kabupaten Jembrana.

IMG 20200728 WA0163Dijelaskan lebih lanjut Oleh Kapolres bahwa Pada hari Kamis, tanggal 09 Juli 2020 sekira pukul 17.30 wita Korban I Ketut Alit Narta memarkir traktor di area persawahan subak lanyah yang beralamat di Banjar Sebual, Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana kemudian ditinggal pulang untuk beristirahat dirumah.

Kemudian keesokan harinya pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2020 sekira pukul 06.30 wita Korban hendak menggunakan traktor untuk membajak sawah ternyata mesin traktor merk KUBOTA 8,5 PK warna orange sudah tidak ada dan korban menemukan 2 (dua) buah potongan bambu, 1 (satu) buah tas yang didalamnya berisi berbagai kunci, 3 (tiga) buah karet panbel, dan 3 (tiga) buah baut pangkon disekitar tempat Korban memarkir traktor sebelum diketahui mesinnya telah hilang.

Kemudian Pada hari Kamis, tanggal 09 Juli 2020 sekira pukul 19.00 wita Saudara I Nyoman Puryawan Operator traktor saudari Rllys Astriani juga memarkir 2 (dua) unit traktor di area persawahan subak lanyah yang beralamat di Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana kemudian ditinggal pulang untuk beristirahat dirumah, keesokan harinya pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2020 sekira pukul 06.30 wita Korban hendak menggunakan traktor untuk membajak sawah ternyata 2 (dua) unit mesin traktor antara lain 1 (satu) unit mesin traktor merk YANMAR 10,5 PK warna merah dan 1 (satu) unit mesin traktor merk YANMAR 8,5 PK warna merah sudah tidak ada “Ucap Kapolres Jembrana.

” Berdasarkan Laporan tersebut saya Perintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan penyelidikan kemudian pada hari Sabtu, tanggal 25 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB Satuan Reskrim Polres Jembrana berhasil mengamankan seorang laki-laki bernama Masturi yang merupakan residivis di tangkap dirumahnya yang di Dusun Renes Utara, RT/RW : 002/006, Kelurahan/Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Dari hasil introgasi, tersangka Masturi mengakui perbuatan mengambil 3 (tiga) unit mesin traktor tersebut tanpa seijin pemiliknya dilakukan bersama-sama dengan 2 (dua) orang temannya yang bernama Ahmad yang ditangani Polres Badung dan Abdulah ditangani Polres Badung,” Jelas Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa,S.I.K.

Adapun Korban dari Kejadian tersebut adalah saudara I Ketut Alit Narta Lahir di Mendoyo Dangin Tukad, 31 Desember 1970, Laki-laki, Agama Hindu, Pekerjaan petani, Alamat Banjar Dlod Pempatan, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana dan Rllys Astriani Lahir di Yogyakarta, 04 September 1962, Perempuan, Agama Hindu, Pekerjaan PNS, Alamat Banjar Kebebeng, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana,” ujar Kapolres

Barang Bukti yang diamankan berupa 1 (satu) buah tas gendong warna coklat, 8 (delapan) buah kunci pas,3 (tiga) buah kunci ring,3 (tiga) buah karet panbel
3 (tiga) buah baut pangkon,2 (dua) buah potongan bambu,1 (satu) unit mesin traktor merk YANMAR 10,5 PK warna merah,1 (satu) unit mesin traktor merk YANMAR 8,5 PK warna merah, 1 (satu) unit mesin traktor merk KUBOTA 8,5 PK warna orange,terhadap tersangka dipersangkakan telah melanggal Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 4 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun ,”Imbuhnya@andre.

Komentar

News Feed