POLRI

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Pemeriksaan Medis Tidak Temukan Tanda Kekerasan

0
×

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Pemeriksaan Medis Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini

Tembilahan – Personel Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengevakuasi seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Sungai Kubur, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim menjelaskan, penemuan jenazah bermula saat seorang nelayan yang baru pulang mencari ikan melihat sesosok pria tergantung pada batang pohon pidada di tepi sungai. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Pos Polair Polda Riau di Sungai Jepun dan diteruskan kepada Satpolair Polres Indragiri Hilir.

550x300

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satpolair Polres Indragiri Hilir bersama Unit Samapta, Satreskrim, dan Polsek Tembilahan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna menjalani pemeriksaan Visum et Repertum (VER).

Hasil pemeriksaan tim medis RSUD Puri Husada menunjukkan tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan, serta tidak ditemukan indikasi keracunan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi.

Dari hasil olah TKP, petugas mendapati korban masih dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali yang terikat pada batang pohon pidada. Polisi juga tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.

Selain melakukan evakuasi, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban berupa pakaian yang dikenakan, sebuah kalung berbahan stainless, serta seutas tali berwarna hijau yang digunakan di lokasi kejadian sebagai barang bukti.

“Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian mulai dari olah TKP, evakuasi korban, hingga pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum bersama tim RSUD Puri Husada Tembilahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya tindak pidana,” ujar Kasat Reskrim mewakili Kapolres.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Polisi juga menghormati keputusan keluarga yang menolak dilakukan autopsi.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah beserta barang bukti diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati privasi keluarga yang tengah berduka.@Red

error: mediapolri.id