Nasional

Polres Bogor Bongkar Kasus Curat di Minimarket di Cikeas 

1
×

Polres Bogor Bongkar Kasus Curat di Minimarket di Cikeas 

Sebarkan artikel ini

BOGOR – Dalam waktu kurang dari 24 jam, Unit Resmob beserta Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Bogor berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan serta perusakan yang terjadi di Minimarket Cikeas Country, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Selasa (21/06/2024).

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro S.H., S.I.K., mengungkapkan, bahwa peristiwa Kasus Curat (Pencurian dengan Pemberatan) terjadi pada hari Senin (20/05/2024) sekitar pukul 06.13 WIB.

“Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi berhasil menangkap Tiga Pelaku, yaitu Dua Pria berinisial AMM (45 tahun) dan DAS (43 tahun), serta Satu perempuan berinisial FS (39 tahun). Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Dari hasil penggerebekan, AKBP Rio membeberkan, Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 1 (Satu) unit DVR CCTV dari minimarket tersebut dengan sebuah box dispenser uang, 4 (Empat) buah bundel tumpukan uang terbakar, 1 (Satu) buah masker, 1 (Satu) pasang sarung tangan, 2 (Dua) buah tabung las, 2 (Dua) buah selang las, 2 (Dua) buah regulator, 16 (Enam Belas) buah Mata Bor, 1 (Satu) kunci L, 1 (Satu) alat Bor, 1 (Satu) batang pipa besi, 4 (Empat) buah Linggis, 1 (Satu) unit mobil Honda BRV warna abu-abu bernomor Polisi B-2134-TBR, 1 (Satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi B-6361-ZMI, 1 (Satu) buah gembok, serta Uang Tunai sebesar Rp 24.000.000,- (Dua Puluh Empat Juta Rupiah).

Modus operandi yang digunakan oleh para pelaku, kata AKBP Rio, dengan menyewa sebuah ruko kosong yang berada tepat di sebelah toko Indomaret. Di minimarket tersebut terdapat mesin ATM BNI yang menjadi target utama mereka. Para pelaku menjebol tembok ruko kosong tersebut dan masuk ke dalam toko Indomaret.

“Mereka (para Pelaku-red) membuka paksa mesin ATM BNI dengan cara di las dan mengambil uang yang ada di dalamnya, serta membobol kotak penyimpanan uang di minimarket tersebut. Setelah itu, mereka melarikan diri menggunakan mobil Honda BRV yang dikendarai oleh tersangka FS,” bebernya.

Akibat perbuatan tersebut, selain mengalami kerugian materiil, toko Indomaret juga mengalami kebakaran yang menyebabkan kerugian sebesar Rp 1.600.000.000,- (satu milyar enam ratus juta rupiah), Motif dari aksi kriminal ini diduga kuat adalah faktor ekonomi, dan memang diketahui sindikat pencurian yg sudah di lakukan pelaku Diwilayah lain dan berstatus residivis.

Atas perbuatannya, AKBP Rio menegaskan, para Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (3), (4), dan (5) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 7 (Tujuh) tahun penjara,” tegas Kapolres Bogor.

Kemudian, lanjut AKBP Rio, para Tersangka terjerat Pasal 406 ayat 1 KUHP tentang perusakan barang milik orang lain, dengan ancaman hukuman maksimal 2 (Dua) tahun penjara serta Pasal 188 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran, ledakan, atau banjir, dengan ancaman hukuman maksimal 5 (Lima) tahun penjara atau kurungan selama 1 (Satu) tahun.

Ia pun kembali menegaskan, bahwa pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap Satu Pelaku yang masih buron dan berharap dapat segera menangkapnya untuk menyelesaikan kasus tersebut.

@Red