Polres Bantaeng Ungkap Penggelapan Ratusan Unit Ponsel Berbagai Merk

BANTAENG, Mediapolri.id – Polres Bantaeng telah berhasil menangkap dua orang IMI (22) dan S (25) pada 17 April 2020 yang lalu. Keduanya tersangka penggelapan 220 unit Ponsel berbagai merk.

IMI bekerja sebagai SPG Oppo yang beralamat di Kampung Maccini Baji, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Sedangkakan S seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Nelayan, Kelurahan Pabiringan, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

S sendiri adalah penadah dari sejumlah handphone baru yang diambil oleh IMI para korban sejak tanggal 3 April 2020. IMI melakukan pencurian dikarenakan memiliki utang sebesar RP. 9.700.000 sehingga pelaku menutupi utang tersebut dengan cara mengambil handphone baru dari para korban kemudian dijual seolah – olah berang bekas kepada S.

IMI selalu beralasan bahwa handphone yang dicurinya adalah legal atau resmi keluar dari toko. Namun dia menjualnya dengan harga murah layaknya handphone bekas.

Atas perbuatannya IMI dikenakan Pasal Penipuan yang diatur dalam Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 (empat) tahun penjara.

Sementara untuk tersangka S dikenakan pasal Pertolongan jahat / tadah diatur dalam Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHPidana Subs. Pasal 480 ayat (1), (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 (empat) tahun penjara.

Dari hasil kejahatan IMI dan S, sejumlah barang bukti dikumpulkan berupa 220 unit handphone berbagai merk, Buku tabungan Bank BNI atas nama IMI, Buku tabungan Bank BRI atas nama S, Kartu ATM Bank BNI milik IMI, Kartu ATM Bank BRI Milik S, bukti berupa nota pengambilan barang dari toko korban serta Resi pengiriman Via JNT.

Seluruh barang bukti yang diamankan seluruhnya sudah terkirim melalui jasa pengiriman barang, sehingga penyidik melakukan penyitaan dari jasa pengiriman barang (reture).

Dan sebagian barang bukti lainnya dikembalikan oleh pembeli setelah mendapat informasi dari penyidik, barang bukti sebagian sudah keluar dari Sulawesi.@Redaksi

Komentar