LHOKSEUMAWE – Di tengah kondisi bencana yang melanda Aceh Utara, dedikasi aparat Kepolisian Resor Lhokseumawe kembali terlihat nyata. Personel gabungan diterjunkan ke Desa Blangrileng, Kecamatan Sawang, untuk mengevakuasi jenazah korban banjir dari lokasi yang sulit diakses akibat lumpur tebal.
Korban bernama Sabri (35), ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga terseret arus banjir dan terjebak di area kebun yang dipenuhi lumpur pekat. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, dengan mengerahkan personel menuju lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, tim dihadapkan pada medan ekstrem: lumpur tebal setinggi lutut orang dewasa, licin, dan nyaris menenggelamkan setiap langkah petugas. Namun situasi berat itu tidak menghentikan upaya mereka.
“Tim kami berhasil masuk ke lokasi dan mengevakuasi korban menggunakan kantong jenazah meski harus menembus lumpur yang sangat tebal,” ungkap AKBP Ahzan.
Petugas memastikan proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehormatan. Jenazah kemudian dibawa ke Munasah Desa Paya Rubolok, Kecamatan Sawang, dan diserahkan secara resmi kepada Kepala Desa Zupir di hadapan masyarakat.
Misi kemanusiaan ini menjadi bukti komitmen Polres Lhokseumawe dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi paling rentan. Di tengah banjir besar dan medan yang tak bersahabat, polisi tetap hadir menjadi garda terdepan bagi warga yang membutuhkan bantuan.#Red







