Nasional

Police Goes To School, Polsek Plered Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Bronk

0
×

Police Goes To School, Polsek Plered Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Bronk

Share this article

POLRES PURWAKARTA – Polsek Plered, Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat sosialisasikan larangan penggunaan knalpot tak sesuai spesifikasi dengan menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Wilayah tersebut.

Hal tersebut dilakukan, guna menanggulangi kenakalan remaja. Termasuk menangkal rekrutmen geng motor, aksi kriminal, penyebaran berita hoaks dan memberikan pendidikan tertib lalu lintas.

banner 325x300

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho mengatakan, demi meminimalisir potensi kenakalan remaja khusunya di kalangan pelajar, wilayah hukum Polsek Plered akan terus menggiatkan kegiatan edukasi hukum kepada kalangan pelajar.

Ia mengaku, pihaknya akan menjadwalkan secara rutin kunjungan ke sekolah menengah tingkat pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) khususnya untuk sosialisasikan larangan penggunaan knalpot tak sesuai spesifikasi

“Melalu kegiatan ini, Polsek Plered terus melakukan langkah preventif untuk mencegah pelajar di Kecamatan Plered dan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta terjerumus dalam kenakalan remaja seperti terlibat dalam geng motor ataupun aksi tawuran,” ucap Ali, pada Kamis, 1 Februari 2024.

Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut, kata Kapolsek, selain menghadirkan personel bhabinkamtibmas secara bergilir ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi hukum kepada kalangan pelajar itu.

“Dengan program Police Goes To School ini dengan memberikan penyuluhan hingga pembinaan tentang kenakalan remaja itu diharapkan dapat mencegah kalangan pelajar terlibat aksi kriminal,” ujarnya.

Ali menambahkan selain ada dorongan dari pihak kepolisian, juga diharapkan kolaborasi antara orang tua dan para guru di sekolah menjadi langkah kongkret untuk mencegah kenakalan remaja, sehingga tidak terjerumus dalam hal-hal yang dapat merugikan masa depan anak.

“Sebab, kedua figur itu dinilai paling banyak berinteraksi dengan anak di lingkungan rumah dan sekolah. Kami ingin para pelajar di wilayah hukum Polsek Plered bersama-sama menghilangkan angka kejahatan, seperti geng motor, tawuran maupun perkelahian. Kemudian bisa menjauhi narkoba serta dapat lebih bijak dalam bermedia sosial,” Ucap AKP Ali Murtadho.@red