PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi antara Polda Sumatera Barat dan PT Paten Mekar Tani dalam program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Korong Batang Gadang, Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (7/3/2026).
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan program tersebut tidak hanya mendukung swasembada jagung nasional, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Dandim 0308 Padang Pariaman Letkol Arm M. Nurman Setiaji, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, serta Chief Executive Officer PT Mekar Investama Teknologi Pandu Aditya Kristy.
Menurut Bupati, setiap hektare lahan yang ditanami jagung diperkirakan mampu menyerap sekitar 20 tenaga kerja, sehingga program ini berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
“Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat Padang Pariaman, khususnya dalam upaya pemulihan ekonomi setelah bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar John Kenedy Azis.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga menerima informasi dari para niniak mamak mengenai ketersediaan lahan terlantar yang cukup luas dan berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan program pertanian jagung tersebut.
“Di wilayah kaum mereka terdapat sekitar 100 hektare lahan yang selama ini menganggur. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pengecekan dan melaporkannya kepada Kapolda untuk dikoordinasikan dengan pihak PT Paten Mekar Tani,” katanya.
Bupati menjelaskan, pasca bencana banjir dan longsor, diperkirakan sekitar 500 hingga 600 warga kehilangan mata pencaharian akibat rusaknya lahan tempat mereka bekerja.
“Jika satu hektare mampu menyerap sekitar 20 tenaga kerja, maka untuk menampung sekitar 500 orang pekerja hanya membutuhkan sekitar 25 hektare lahan. Sementara potensi lahan yang tersedia bisa mencapai 100 hektare,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara Polda Sumatera Barat dan PT Paten Mekar Tani menjadi harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus membantu mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak swasta tersebut dapat terus berlanjut, sehingga tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman.@Aji







