POLRI

Polda Jatim Bantu Warga Selamatkan Harta Berharga, Upaya Kemanusiaan di Tengah Ancaman Semeru

0
×

Polda Jatim Bantu Warga Selamatkan Harta Berharga, Upaya Kemanusiaan di Tengah Ancaman Semeru

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG – Di tengah kepungan abu vulkanik dan aktivitas Gunung Semeru yang terus meningkat, kegelisahan warga pengungsi kian terasa. Bukan hanya soal keselamatan, tetapi juga barang-barang berharga yang tertinggal di rumah. Kekhawatiran itu dijawab Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang dengan terjun langsung membantu penyelamatan harta benda warga di zona terdampak.

Sejak Minggu, 23 November 2025, tim gabungan bergerak ke Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, salah satu kawasan terdampak paling parah. Dengan kendaraan taktis, petugas menembus kawasan yang masih dipenuhi material vulkanik demi mengevakuasi dokumen penting, perhiasan, perangkat elektronik, hingga motor dan tabung gas milik warga.

550x300

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, menyebut langkah ini sebagai bentuk respons cepat Polri dalam situasi darurat. “Ini adalah bagian dari upaya penyelamatan harta benda masyarakat. Semua dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan warga maupun personel,” ujarnya, Senin, 24 November 2025.

Namun, evakuasi barang hanyalah satu bagian dari kerja kemanusiaan mereka. Banyak warga yang kembali ke rumah dalam kondisi cemas dan trauma akibat suara gemuruh Semeru. Untuk itu, petugas memberikan pendampingan emosional agar warga tetap tenang saat mengambil barang berharga dalam waktu yang sangat terbatas.

Abast menegaskan, kehadiran aparat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumah. “Kami ingin memastikan warga merasakan bahwa negara hadir bersama mereka,” katanya.

Selain operasi evakuasi, Polri juga menggelar layanan kesehatan, trauma healing, serta membuka dapur lapangan bagi pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda sementara.

“Selama kondisi belum stabil dan belum aman untuk ditinggali, kami tetap berada di lapangan. Bantuan dan pendampingan akan terus diberikan,” tutup Abast.

Di tengah kepungan bencana, aksi cepat aparat diharapkan mampu memberikan sedikit ketenangan bagi warga yang masih berjuang menjaga sisa-sisa harta dan harapan mereka.@Red

error: mediapolri.id