SERANG – Polda Banten melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (7/3/2026) di Kampung Kabayan, RT 07 RW 02, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.
Penanaman jagung ini dilaksanakan secara serentak dan dilanjutkan dengan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri sebagai bagian dari program nasional ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, pejabat utama Polda Banten, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa penanaman jagung serentak merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Sebagai bagian dari tugas Polri, Polda Banten tidak hanya berperan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut aktif mendukung program pembangunan nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan, melalui program Polri Peduli Ketahanan Pangan, Polda Banten terus menjalin sinergi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, serta kelompok tani untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi kebutuhan strategis nasional.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa Polda Banten bersama jajaran terus mengakselerasi program 1 Desa 2 Hektare. Dari total potensi lahan seluas 2.371 hektare, hingga saat ini telah berhasil ditanami seluas 1.786,9 hektare atau 75,36 persen dari target yang telah ditetapkan.
Selain itu, Polda Banten juga berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten melalui program Perluasan Areal Tanam (PAT) seluas 631 hektare yang telah berhasil direalisasikan 100 persen.
“Capaian tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi jagung yang juga berkontribusi pada penyerapan hasil panen oleh Bulog pada tahun 2025. Dari target 2.863 ton, realisasi mencapai 2.997,10 ton atau 104,68 persen, sehingga berhasil melampaui target,” jelasnya.
Memasuki Kuartal I Tahun 2026, kegiatan penanaman jagung serentak kembali dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Banten dengan total luas lahan mencapai 119 hektare yang tersebar di jajaran Polresta dan Polres.
Ke depan, Polda Banten akan terus mengoptimalkan berbagai program ketahanan pangan, di antaranya melalui penguatan program 1 Desa 2 Hektare, pengembangan perluasan areal tanam baru, serta optimalisasi peran Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang pertanian dengan penerapan metode plastik mulsa guna meningkatkan produktivitas tanaman jagung.
Kapolda Banten berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan lahan pertanian jagung agar dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, baik dari unsur pemerintah, TNI, Polri, kelompok tani maupun masyarakat yang terus bersinergi menyukseskan program ketahanan pangan ini,” tutupnya.@Red







