POLRI

Pilot WN AS Tewas Ditembak di Papua, Satgas Ops Damai Cartenz Pastikan PT AMA Jalankan Misi Kemanusiaan

0
×

Pilot WN AS Tewas Ditembak di Papua, Satgas Ops Damai Cartenz Pastikan PT AMA Jalankan Misi Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini

JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29), warga negara Amerika Serikat, meninggal dunia akibat luka tembak dalam insiden penembakan dan pembakaran pesawat Pilatus PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Jenazah korban dievakuasi ke Jayapura untuk menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua. Proses tersebut dihadiri Kaops Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, serta jajaran TNI-Polri dan unsur terkait.

550x300

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan pihak PT AMA.

“Atas nama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, pihak PT AMA, serta seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, autopsi tidak dilakukan karena penyebab kematian telah dapat dipastikan melalui pemeriksaan luar yang didukung pemeriksaan radiologi.

Karumkit RS Bhayangkara Polda Papua Kombes Pol. dr. Rommy Sebastian menjelaskan, hasil visum menemukan luka terbuka di bagian kepala dan wajah, patah tulang rahang, serta luka tembak masuk di pipi kiri dengan lintasan peluru keluar di sekitar telinga kanan yang mengakibatkan kerusakan berat pada dasar tengkorak.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal sangat cepat akibat cedera berat pada dasar tengkorak yang disebabkan lintasan proyektil,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz Kombes Pol. I.G.G. Era Adinata menyampaikan hasil penyelidikan sementara mengarah kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip yang dipimpin M. Mbalingga.

Menurutnya, kelompok tersebut diduga bertanggung jawab atas penembakan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, pengumpulan informasi, serta analisis unggahan di media sosial yang menunjukkan klaim tanggung jawab dan dokumentasi pelaku di lokasi kejadian. Meski demikian, penyidik masih mendalami hubungan kelompok tersebut dengan kelompok pimpinan Elkius Kobak serta motif pasti penyerangan.

Menanggapi isu yang beredar di media sosial, Kasatgas Humas menegaskan PT AMA tidak terlibat dalam aktivitas di luar misi kemanusiaan.

“Berdasarkan keterangan manajemen PT AMA dan Uskup Jayapura, PT AMA telah melayani penerbangan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di Papua selama 67 tahun. Mereka murni melayani gereja-gereja dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua,” tegasnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional untuk mengungkap seluruh pelaku beserta motif penyerangan, sekaligus memberikan kepastian hukum atas peristiwa yang menjadi perhatian nasional maupun internasional.@Red

error: mediapolri.id