SERANG – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Banten turun langsung memberikan layanan medis bagi peserta aksi unjuk rasa yang mengalami gangguan kesehatan di depan Mapolda Banten, Minggu (31/8).
Tim kesehatan yang diturunkan terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga medis yang disebar di sejumlah titik strategis. Mereka sigap memberikan pertolongan pertama, baik kepada massa aksi, personel kepolisian, maupun masyarakat umum yang membutuhkan.
Beberapa peserta aksi dilaporkan mengalami kelelahan, dehidrasi, hingga sesak napas akibat teriknya cuaca dan kondisi fisik yang menurun. Sebagian besar ditangani di lokasi, sementara beberapa lainnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kabiddokkes Polda Banten Kombes Pol dr. I Gusti Gede Dharma Arimbawa menegaskan bahwa tugas utama tim kesehatan adalah kemanusiaan. “Kami hadir untuk memastikan siapa pun yang berada di lokasi aksi mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat dan profesional, tanpa membeda-bedakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran Biddokkes merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengedepankan pendekatan humanis selama pengamanan aksi massa. “Diharapkan, sinergi antara aparat, tenaga medis, dan masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pungkas Gusti.@Red







