oleh

Personil Polres Ngada Mendapat Penyegaran Nilai Luhur Tribata dan Catur Prasetya

Bajawa, – Bid Propam Polda NTT melakukan Sosialisasi Implementasi penerapan nilai-nilai luhur Tribata dan Catur Prasetya, bertempat di Aula Mapolres Ngada, Senin (01/10/2021)

Kegiatan Sosialisasi tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polres Ngada, para Kapolsek Jajaran, Personil Polres Ngada dan sejumlah anggota Polsek jajaran

Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K, M.I.K, sebelum menyampaikan kata sambutanya Kapolres Ngada memperkenalkan para pejabat Polres Ngada mulai dari Waka Polres Ngada sampai para pejabat Polres dan Polsek jajaran, dalam sambutannya Kapolres Ngada mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Kabid Propam Polda NTT bersama rombongan, yang telah tiba di Polres Ngada dalam rangka sosialisasi implementasi penerapan nilai-nilai luhur Tribata dan Catur Prasetya yang merupakan pedoman dan pandangan personil Polri dalam melaksanakan tugas sehari-hari

“Semoga dengan kehadiran Bapak Kabid Propam Polda NTT ditengah-tengah keluarga besar Polres Ngada membawa perubahan serta penyegaran para personil Polres Ngada dalam memberikan pelayanan, pengayoman, perlindungan serta penegakan hukum di lingkungan Polres Ngada sesuai dengan harapan serta berlandaskan Tribata dan Catur Prasetya”

Kabid Propam Polda NTT Kombes Pol. Dr. Dominicus Savio Yempormase, M.H, menyampaikan materi sosialisasi tentang Implementasi penerapan nilai-nilai luhur Tribata dan Catur Prasetya, serta memberikan peneguhan serta penguatan kepada para personil Polres Ngada dan Polsek jajaran, agar dalam setiap melaksanakan tugas maupun berprilaku dalam berkehidupan sehari-hari selalu berpedoman dan bercermin pada Tribata dan Catur Prasetya

Kabid Propam Polda NTT juga memberikan arahan terkait monitoring kasus Viral Media Sosial dari Divpropam Polri serta upaya Mitigasi dan mencegah terjadinya pelanggaran anggota serta maraknya pemberitaan negatif yang menurunkan citra Polri, baik pelanggaran anggota Polri secara Nasional maupun tingkat Polda NTT

Ditingkat Polda NTT terdapat 31 pelanggaran menghindar dari tanggung jawab dinas, 31 kasus asusila/perzinahan/selingkuh, 22 pelanggaran pemukulan/aniaya/pengancaman, 11 pelanggaran pungli/pungutan tidak syah

Kabid Propam menyampaikan instruksi Kapolri Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si terhadap para personil Polda NTT yang melakukan pelanggaran, antara lain
satu Penegakan hukum secara tegas dan keras terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran, dua Kabid Humas berikan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan jelas, tiga berikan penekanan agar dalam pelaksanaan tindakan upaya paksa harus mendomani SOP, empat perkuat pengawasan, pengamanan dan pendampingan oleh fungsional propam, lima optimalkan pencegahan dan pembinaan kepada anggota Polri enam para Dir, Kapolres, kasat dan Kapolsek perkuat pengawasan dan pengendalian, Tujuh berikan punishment atau saksi tegas terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran

Kabid Propam Polda NTT juga menyampaikan penekanan Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Latharia Latif, S.H., M.Hum antara lain, Sosialisasikan Aplikasi Propam Presisi sebagai sarana pelaporan masyarakat terhadap pelanggaran anggota Polri, lakukan upaya pencegahan prilaku menyimpang anggota Polri di Media, tingkatkan waskat dan pantau anggota dalam kedinasan maupun non-dinas, berikan APP dan pendampingan terhadap anggota yang melaksanakan tugas

“Harapan Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif,S.H.,M. Hum yaitu semua personil Polda NTT agar menjadi Polisi yang baik, melaksanakan tugas Polri dengan sungguh-sungguh yaitu sebagi pengayom, pelindung, pelayan masyarakat, serta penegak hukum yang profesional”

“Menghargai senioritas, taat patuh terhadap aturan, tunduk kepada kebijakan pemerintah, masuk kantor tepat waktu/laksanakan tugas dengan baik, tidak minum minuman keras serta tidak berkelahi, kalau tidak masuk kantor minta ijin atasan, menjunjung tinggi HAM, jangan ngebut-ngebutan dijalan, menggunakan kendaran harus lengkap sesuai aturan serta selalu pakai helm”

“Maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini agar setiap Personil Polri Wajib memahami akan pentingnya makna filosofi Tribata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan Pedoman kerja anggota Polri, baik dalam bertugas maupun dalam berkehidupan sehari-hari agar dapat meksanakan tugas dengan profesional dan terhindar dari pelanggaran atau tindakan yang tidak terpuji”.tutupnya

Komentar

News Feed