oleh

Penyuludupan 81Kg Sabu dan 20Kg Pil Ekstasi Terungkap, Bandarnya Tewas Ditembak

ACEH – Kepolisian Daerah Aceh mengungkap penyelundupan 81 kilogram sabu dan 20 kilogram pil ekstasi di wilayah Aceh Timur, Aceh. Seorang bandar narkoba ditembak hingga tewas karena berusaha melawan saat hendak ditangkap.

Direktur Narkoba (Dirnarkoba) Polda Aceh, Kombes Ade Sapari, mengatakan pengungkapan penyelundupan narkoba dilakukan pada 30 Oktober 2020. Sebanyak sembilan pelaku turut ditangkap.

“Dari sembilan orang ini satu orang ditembak hingga tewas karena berusaha melawan petugas. Saat penangkapan juga sempat terjadi kejar-kejaran,” kata Ade, Selasa, 3 November 2020.

Ade mengungkapkan setelah mendapatkan informasi adanya penjemputan narkoba di Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, petugas langsung melakukan identifikasi dan menghentikn laju sebuah minibus di jalan lintas Sumatra.

Dari mobil tersebut polisi menemukan 81 kilogram sabu dan 20 kilogram atau sekitar 100 butir pil ekstasi dari dua orang pelaku. Kemudian setelah pengembangan, polisi kembali menangkap enam pelaku lainnya.

“Sementara seorang tekong atau nakhoda kapal yang membawa narkoba dari Malaysia tewas ditembak karena melawan saat ditangkap,” ungkap Ade.

Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjen Wahyu Widada, mengatakan para pelaku merupakan sindikat penyelundupan narkoba internasional yang memasok narkoba dari jalur laut ke Aceh untuk dipasok ke sejumlah wilayah di Indonesia.

“Selain menyita narkoba petugas juga mengamankan lima unit mobil dan empat unit sepeda motor dari para tersangka. Para pelaku juga dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU),” jelas Wahyu.@mi

Komentar

News Feed