INDRAMAYU — Di tengah hamparan lahan perhutanan sosial yang selama ini tampak sepi, hari ini tanah bergemuruh oleh semangat gotong royong. Dari Petak 18A RPH Cijambe, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, langkah konkret menuju swasembada pangan kembali ditorehkan kali ini lewat penanaman jagung serentak Kuartal III yang digagas dengan sinergi lintas sektor.
Tepat pukul 14.00 WIB, satu per satu pemangku kebijakan dan tokoh daerah tiba, menyatu dalam satu misi: menumbuhkan pangan, memperkuat masa depan. Hadir dalam kegiatan ini Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, Dandim 0616 Letkol Inf Yanuar Setiaga, hingga Kepala Kejari Indramayu Arief Indra Kusuma. Bahkan perwakilan Pemkab Indramayu, Perum Perhutani, Bulog, PT Uniteda Arkato, hingga unsur Forkopimda turut bergabung.
Dalam keterangannya, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi tanam simbolik.
“Ini bentuk nyata kolaborasi lintas sektor: dari masyarakat, pemerintah, TNI-Polri, hingga swasta. Kita tidak hanya menanam jagung, kita sedang menanam ketahanan,” ujarnya.
Penanaman dilakukan di lahan perhutanan sosial area yang selama ini dianggap “tidak produktif”, namun hari ini mulai ditransformasikan menjadi lumbung pangan lokal. Bibit jagung, pupuk, dan tanaman lain disalurkan sebagai bentuk dukungan terhadap pertanian berkelanjutan. Tak hanya menanam, tapi juga merawat hingga panen.
Program ini bagian dari respons langsung terhadap arahan Presiden RI dan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya penguatan sektor pangan. Polri, melalui Polres Indramayu, mengambil bagian bukan sebagai pengamat, tapi sebagai pelaku.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Harapan kami, hasil panennya nanti memberi dampak ekonomi langsung bagi petani dan desa,” tambah Tarno.
Di balik barisan petani dan aparat berseragam, ada semangat yang menyala semangat untuk menjadikan desa-desa Indramayu sebagai benteng pangan Jawa Barat.
Langkah ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan besar yang menumbuhkan ketahanan pangan dari bawah. Dari akar rumput. Dari desa. Dari rakyat.#Red







