oleh

Pembangunan Masjid Nurul Ikhlas Dusun 3 Desa Sukatani di Lakukan Secara Bergotong Royong

LAMPUNG SELATAN – Pembangunan masjid Yang terletak di Dusun 03 Desa Sukatani Kecamatan Kalianda Lampung Selatan dilakukan secara gotong royong oleh warga Dusun 03 tersebut,dimana pada Peletakan batu pertama dalam pembangunan masjid di wakili oleh Ta,mir Masjid Nurul Ikhlas Suwardi ,S.Ag,Minggu (02/08/2020).

Dalam Sambutanya Bapak Suwardi Mengatakan,memakmurkan masjid merupakan perintah agama. Motivasi yang diberikan oleh Rasulullah, “Barang siapa membangun masjid karena Allah,maka akan dibangunkan Allah rumah untuk dia di surga”. Jelasnya.

Tentu maksudnya dalam hal ini tidak sekedar membangun fisik masjidnya semata.Tetapi lebih jauh ialah, membangun dengan menghidupkan dan memakmurkan fungsi masjid yang didirikan itu terhadap jamaah dan umat di sekitarnya.

Oleh karena itu,lanjut Wardi .Pemeliharaan dan pengelolaan masjid terkait dengan tiga aspek yang saling mendukung, yaitu Idarah (manajemen), Imarah (pengelolaan program), dan Ri’ayah (pengelolaan fisik/arsitektur masjid), ujar nya.

Dia mengungkapkan, peranan dan fungsi masjid di tengah umat tidak pernah berubah dalam berbagai situasi, dan kondisi umat dari dulu sampai sekarang. Tetapi, faktor keterbatasan dan kelemahan umat Islamlah yang menyebabkan tidak semua masjid yang dibangun berfungsi lebih dari sekedar tempat ibadah.

Umat Islam senantiasa dituntut agar menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pusat dakwah, dan pusat pembinaan umat sebagaimana pola yang telah digariskan oleh Rasulullah dan para sahabat.

Masjid diharapkan dapat dikembangkan fungsinya secara optimal. Sehingga, keberadaan masjid ini dapat dirasakan oleh warga masyarakat.

Selain itu, masjid memiliki multi-fungsi dalam kerangka pembinaan aqidah, ibadah serta muamalah bagi umat Islam, ungkap dia.

Jika kita menengok kembali sejarah masjid semenjak zaman Rasulullah SAW, nyata bahwa masjid bukan sekedar tempat menghimpun umat Islam untuk mendirikan shalat berjamaah lima waktu dan shalat Jum’at saja.

“Meskipun masjid menurut arti bahasa adalah tempat sujud atau tempat beribadah. Namun dalam perkembangan peradaban Islam, masjid bukan hanya tempat ibadah dalam pengertian yang terbatas. Tetapi peranannya dalam kehidupan umat jauh lebih besar dari itu,” terang Suwardi

Mukhsinin, selaku Ketua Pembangunan Masjid Nurul ikhlas mengatakan”Dana pembangunan masjid Berasal dari hasil swadaya masyarakat Dusun 03,masih banyak kekurangan untuk dana pembangunan masjid ini “,Jelasnya.

Beliau juga menuturkan bahwa kas untuk pembangunan ini Sebenarnya kurang dari pada kata cukup,

“ya Mungkin kita bangun secara bertahap,mulai pondasi dan cakar ayam ,tuturnya.

Sementara Kepala Tukang Bapak Sungkono Saat di mintai keterangan tentang , berapa kira kira dana yg Di perlukan untuk Pembangunan Masjid
? mengatakan, Sekitar 1.2 milyar,jawabnya.

Lanjutnya lagi,itu tidak termasuk untuk tenaga kerja ,karna sebagian dilakukan s cara bergotong royong ,sehingga bisa memangkas anggaran pembangunan masjid,jewabnya.

Kita jadwal dalam seminggu kena 2kali per KK.Hal ini menurut
Suwidin selaku Bendahara Pembangunan Masjid menjelaskan ,Dana yang ada pada kas Bendahara Rp 82. 000.000.00.

“Ya, mudah-mudahan banyak Donatur yang terketuk hatinya untuk beramal pada pembangunan masjid kita ini”,jelasnya.

Kita yakin saja bahwa di dalam Al Quran telah tertulis ,”Sesungguhnya orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS, At-Taubah (9:18),Tutupnya.(Tulus Widodo).

Komentar

News Feed