Peduli Warga, Ini Yang Dilakukan Kapolres Subang Bersama Ibu Bhayangkari Di Lokasi Terdampak Banjir

SUBANG, Mediapolri.id – Jajaran Polda Jabar Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani S.I.K., M.H., bersama Ibu Bhayangkari Cabang Subang melaksanakan kegiatan monitoring penanggulangan dan evakuasi warga masyarakat korban banjir, di Kecamatan Pamanukan dan Kecamatan Legon Kulon Kabupaten Subang, Rabu (26/02/2020).

Selain Kapolres Subang dan Ibu Bhayangkari, giat tersebut turut diikuti oleh Pejabat Utama Polres Subang, Kapolsek Pamanukan, personil Polres Subang, Pengurus Bhayangkari Subang, anggota Sat Brimob Polda Jabar, BNPB, BPBD, TAGANA, DAMKAR dan PMI.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pengecekan ke masing masing titik pengungsian, di lokasi genangan air di jalan raya dan ruko – ruko pertokoan, di sekitaran jalur Pamanukan dan pemukiman warga.

Dilokasi, Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani S.I.K., M.H.,l menerangkan, untuk lokasi pengungsian bagi warga masyarakat yang terkena dampak banjir ada 13 titik Pengungsian di wilayah Kecamatan Pamanukan

“Pertama Pos Pengungsian yang ada di wilayah Kecamatan Pamanukan diantaranya Posko Jogja Pamanukan sekitar 250 orang, kemudian di Mesjid Al-Hidayah Dusun Kedung Kaler RT 08/04 Desa Mulyasari sekitar 50 orang dan Mesjid Al-Hadad Dusun Kawungtua RT 07/03 Desa Lengkong sekitar 100 orang pengungsi,” papar AKBP Teddy Fanani.

Lebih lanjut, AKBP Teddy menambahkan, kemudian di Gereja Katolik Bunda Pembantu Abadi dengan jumlah sekitar 540 orang pengungsi, lanjutnya, Masjid Al-Barokah Dusun Pilang Sari RW 01 dengan jumlah pengungsi sekitar 250 orang,

“Dan di Mushola Al- Muttaqien Dusun Pilangsari 5, dengan jumlah sekitar 172 orang. Di Gereja Khatolik Dusun Pacinan RW 03, dengan jumlah pengungsi sekitar 590 orang,” bebernya.

Sementara di MTS Darul Maarif Dusun Palasari RW 08, kata AKBP Teddy, sekitar 496 orang pengungsi. Sedangkan di Aula Desa Pamanukan dengan jumlah pengungsi sekitar 411 orang, serta ada juga di SMK Darul Ma’arif Pamanukan dengan jumlah sekitar 403 orang pengungsi.

“Pengungsi juga ada di Ponpes Al- Khoeriyah sekitar 163 orang pengungsi, Masjid Al Ikhlas Dusun Sukamahi sekitar 59 orang dan di Masjid Al- Maghfiroh Dusun Belendung Kecamatan Legon Kulon dengan jumlah pengungsi 78 orang. Jumlah keseluruhan pengungsi sekitar 3.562 orang,” tutur Orang no 1 di Polres Subang.

Saat ini, AKBP Tedsy menyebut, ketinggian genangan air berkisar 20 Cm hingga 30 Cm. Sedangkan, Korban banjir yang dirawat inap di Puskesmas sementara nihil.

Di setiap Posko pengungsian, lanjut AKBP Teddy, hanya sebatas pemeriksaan kesehatan, meminta obat seperti obat gatal gatal, obat diare dan lain lain. Dirinya mengatakan, belum ada laporan korban meninggal dunia akibat dari banjir.

“Sementara di areal Pesawahan blok Dog 2 Kampung Pamugas/Kedung Gede Desa Mulyasari Pamanukan masih terendam Banjir seluas 270 Ha,” ujarnya.

Hingga kini situasi Kamtibmas secara umum masih dalam keadaan aman kodusif, AKBP Teddy menegaskan, Petugas selalu siap memonitoring penanggulangan dan evakuasi warga masyarakat korban dampak dari banji.

“Petugas kerap melakukan Patroli dan Siaga di pos pos lokasi pengungsian,” pungkas AKBP Teddy Fanani S.IK., M.H.

@MLN/rls

Komentar