POLRI

Pasar Rakyat Gianyar Kondusif, Polisi Sapu Bersih Potensi Gangguan Kamtibmas

0
×

Pasar Rakyat Gianyar Kondusif, Polisi Sapu Bersih Potensi Gangguan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

GIANYAR – Suasana Pasar Rakyat Gianyar di Jalan Ngurah Rai, Rabu (24/6/2026) pagi, tampak sedikit berbeda dari biasanya. Sejumlah personel Polsek Gianyar terlihat menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa pedagang, sekaligus memastikan aktivitas jual beli berlangsung aman dan tertib.

Kehadiran polisi tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Polsek Gianyar untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi premanisme di area pusat keramaian.

550x300

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.45 Wita itu dipimpin oleh Pawas Ps. Kanit Binmas Polsek Gianyar IPTU I Komang Iwan Setiawan, S.H., bersama personel piket fungsi. Tiga personel gabungan dari unit Samapta dan Lalu Lintas dikerahkan untuk menyisir area pasar hingga pukul 08.30 Wita.

Tak hanya melakukan pengawasan, petugas juga menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Mereka memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi pungutan liar maupun tindakan yang dapat meresahkan aktivitas ekonomi di pasar tradisional.

Selain itu, personel juga mengatur arus lalu lintas di sekitar pasar yang mulai padat oleh kendaraan warga dan distribusi barang dagangan, sehingga situasi tetap tertib dan lancar.

Hasilnya, selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan adanya aksi premanisme maupun gangguan keamanan lainnya. Aktivitas jual beli berjalan normal, bahkan cenderung lebih tertib dengan kehadiran aparat kepolisian di lapangan.

Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menegaskan bahwa KRYD akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Gianyar.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman. Melalui KRYD ini, kami ingin memastikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat tetap bebas dari gangguan premanisme dan berjalan kondusif,” ujarnya.

Dengan pola pendekatan humanis, kehadiran polisi di tengah aktivitas pasar ini tidak hanya menjadi simbol pengamanan, tetapi juga memperkuat kedekatan antara aparat dan masyarakat.@Red

error: mediapolri.id