oleh

Pangdam IX Udayana Minta Polda NTT Selesaikan Kasus Penghinaan Kasi Log Korem 161/Wirasakti

KUPANG NTT – Persoalan Dugaan Penghinaan dan Pengancaman Terhadap Kasi Log Korem 161/ Wirasakti Sangat Disayangkan Oleh Pangdam IX/Udayana dan mendorong persoalan ini diselesaikan secara Hukum, serta meminta Polda NTT untuk menuntaskan persoalan yang saat ini ditanganinya dengan sebaik-baiknya. Minggu, (01/11/20).

“Terkait dengan kejadian antara Bupati Alor dengan Kodam IX Udayana dalam hal ini Kasi log Korem 161 Wirasakti Kupang, tentunya selaku pimpinan di Kodam IX Udayana sangat menyesalkan kejadian tersebut “Ungkap Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kurnia Dewantara, saat diwawancarai Awak Media diruang VIP Bandara Eltari Kupang, Kamis 29 Oktober 2020, pukul 07.00 wita usai melakukan kunjungan kerja di wilayah NTT.

Menurutnya, sebagai pejabat publik harus bisa menjaga diri dalam ucapan maupun tindakan apalagi sesama aparat pemerintah.

Terkait persoalan penghinaan Pangdam IX menjelaskan, dirinya sudah berupaya untuk memediasi persoalan tersebut dan memerintahkan Dandrem 161 Wira sakti serta Dandim Alor agar persoalan ini diselesaikan namum dirinya menerima laporan Bupati Alor menutup diri “Ucapnya.

“Saya sudah perintahkan Danrem 161 Wirasakti dan Dandim Alor untuk menyelesaikan permasalahan ini secara Keluarga sebaik-baiknya namun nampaknya saya menerima laporan bahwa Bupati Alor menutup diri. Saya mendapat laporan dari Dandim Alor sudah berupaya menghubungi Bupati Alor dan dari Korem juga sudah berupaya untuk bagaimana pelaksanaan pertemuan namun Bupati Alor nampaknya tidak berkenan sehingga tiada lain, tiada bukan, hal ini harus diselesaikan secara hukum,” tegas Pangdam IX/Udayana Mayjen. TNI Kurnia Dewantara “Pungkasnya.

Pangdam IX/Udayana menjelaskan, Upaya hukum ini dilakukan sebagai pembelajaran agar sebagai pejabat publik untuk tidak melakukan atau mengeluarkan kata-kata dan tindakan yang tidak sepantasnya.

“Saat ini Kodam IX Udayana sudah menyerahkan masalah ini secara hukum dan dalam proses di Polda Nusa Tenggara Timur. Saya juga mendapat laporan bahwa beberapa saksi sudah diperiksa dari pihak Korem 161. Saya mendorong kepada pihak Polda untuk bisa menyelesaikan permasalahan hukum ini dengan sebaik-baiknya, karena saya yakin polda akan segera menuntaskan masalah ini,” tuturnya.

Bupati Alor Amon Djobo di laporkan ke Polda NTT dengan nomor LP/ B/ 423/X/RES. 1.24/ 2020 / SPKT tertanggal 19 Oktober 2020, diduga melakukan penghinaan terhadap Kasi Log Korem 161 Kupang, Kolonel CPI. Imanuel Yoram Dionisius Adoe ,”Tandasnya@Red.

Komentar

News Feed