BALANGAN – Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan menunjang kualitas belajar siswa, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Balangan mulai menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kecamatan Paringin Selatan, Senin (10/11/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini menyasar pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Pada tahap pertama, sebanyak 1.002 siswa dari SMPN 1 Paringin, SMPN 4 Paringin, dan SMAN 2 Paringin menerima manfaat langsung dari program ini.
Ke depan, SPPG Polres Balangan menargetkan penyaluran MBG kepada sekitar 3.600 siswa penerima manfaat yang tersebar di wilayah tanggung jawabnya. Program ini menjadi bagian dari dukungan Polres Balangan terhadap inisiatif pemerintah dalam memperkuat pemenuhan gizi seimbang bagi para pelajar.
Paket makanan yang dibagikan dalam program MBG disusun dengan memperhatikan unsur gizi lengkap energi, protein, lemak, dan karbohidrat serta melalui proses penyajian yang memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. Hal ini dilakukan agar makanan yang diterima para siswa benar-benar bergizi dan layak konsumsi.
Melalui kegiatan ini, Polres Balangan berharap dapat berkontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Asupan gizi yang cukup diyakini mampu meningkatkan fokus belajar dan semangat siswa dalam menjalani aktivitas di sekolah.
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzie turut hadir memantau langsung pendistribusian MBG di SMAN 2 Paringin.
Melalui Kasi Humas Polres Balangan Iptu Eko Budi M., Kapolres menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini menjadi wujud sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Program ini bukan sekadar memberi makanan, tapi juga menanamkan harapan. Kami ingin memastikan anak-anak Balangan tumbuh kuat, sehat, dan siap menggapai masa depan,” ujar Kasi Humas.
Sebagai langkah lanjutan, SPPG Polres Balangan juga berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk instansi pendidikan dan pelaku usaha lokal, guna memperluas jangkauan program serta menciptakan ekosistem kepedulian sosial yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Balangan Sehat dan Cerdas.@Red







