MEDIA POLRI – Derap langkah para pelajar berseragam khas Taruna Nusantara menggema di halaman Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2025). Mereka datang bukan sekadar berkunjung, tapi untuk mengenal lebih dekat dunia kepolisian—sebuah panggilan tugas yang sarat dedikasi dan tanggung jawab.
Kunjungan ini menjadi ruang temu antara generasi muda calon pemimpin bangsa dengan para penegak hukum. Sebanyak 65 pamong turut mendampingi para siswa dalam kegiatan edukatif yang dipusatkan di Auditorium Mutiara STIK, dan disambut langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Ahmad Dofiri.
Brigjen TNI Imam Gogor Arif Anas, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besar dari kegiatan ini.
“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa bahwa menjadi penjaga keamanan bangsa adalah sebuah kehormatan. Siapa tahu, kelak dari sini lahir calon-calon perwira Polri masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Di hadapan para siswa, Wakapolri membacakan amanat dari Kapolri yang berisi tiga pesan kunci: terus belajar dan tingkatkan kompetensi, bangun karakter dan integritas, serta jangan pernah mundur dari cita-cita.
“Kalian adalah bagian dari generasi emas Indonesia 2045. Maka dari itu, perlu disiapkan bukan hanya dari sisi intelektual, tapi juga dari keteguhan hati dan nilai-nilai luhur,” pesan Komjen Dofiri.
Kunjungan ini menjadi lebih dari sekadar studi lapangan ia adalah pertemuan inspiratif yang menyalakan mimpi dan membangun jembatan antara cita dan realita. Sebab, untuk menjaga negeri, dibutuhkan lebih dari keberanian diperlukan pula visi dan semangat juang yang terus menyala.@red







