POLRI

Lagi Ngarit, Warga Temukan Tengkorak Misterius di Pantai Labu

0
×

Lagi Ngarit, Warga Temukan Tengkorak Misterius di Pantai Labu

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

DELI SERDANG – Sebuah rutinitas biasa berubah jadi penemuan mengerikan. Seorang warga yang tengah ngarit atau mencari rumput untuk pakan ternaknya di Dusun Mawar Baru, Desa Perkebunan Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, tiba-tiba menghentikan langkahnya. Bukan karena lelah—melainkan karena bau busuk yang menyengat dan menusuk hidung.

“Awalnya saya kira bangkai hewan,” ujar Bareben, warga yang menemukan. “Tapi baunya kuat sekali, membuat saya penasaran.”

550x300

Rasa penasaran itu justru membawanya ke pemandangan yang tak akan mudah dilupakan seumur hidupnya: sesosok kerangka manusia tergeletak di tengah semak. Tengkorak, tulang belulang, dan pakaian yang masih melekat menjadi saksi bisu kisah misterius kematian seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Penemuan tersebut terjadi pada Kamis pagi (7/8/2025), sekitar pukul 10.00 WIB. Tak menunggu lama, Bareben melaporkan temuan itu kepada Sekretaris Desa, Sofian Tarigan. Bersama Kanit Intel Polsek Pantai Labu Aiptu Asmadi dan warga lain, mereka langsung menuju lokasi untuk memastikan.

“Benar, itu kerangka manusia,” ujar Sofian dengan nada serius.

Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo, S.Psi., M.H, membenarkan penemuan tersebut. “Tim kami bersama Inafis Polresta Deli Serdang langsung ke lokasi untuk mengamankan dan melakukan olah TKP.”

Kerangka yang belum diketahui identitasnya (Mr. X) itu kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk proses autopsi.

“Dari hasil awal, korban diperkirakan pria dengan tinggi sekitar 166 cm, memakai tiga lapis baju bercorak kemeja hitam, celana panjang, dan sandal warna hitam,” terang Iptu Sujarwo.

Hingga berita ini diturunkan, aparat masih menyelidiki penyebab kematian dan mencoba mengungkap identitas Mr. X. Siapa dia? Mengapa ia meregang nyawa di tengah semak Pantai Labu? Misteri itu masih terkubur bersama tengkorak yang ditemukan warga saat mencari rumput.@Yan

error: mediapolri.id