Kota Bogor Bakal Jalani “New Normal” 4 Juni

BOGOR, Mediapolri – Mulai hari ini, Rabu 27 Mei 2020 Pemerintah Kota Bogor menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi hingga 4 Juni 2020 mendatang.

“PSBB Tahap ketiga akan berakhir (Rabu dini hari jam 00.00 WIB). Insya Allah Kota Bogor akan bersiap-siap memasuki fase tatanan baru yang akan dimulai pada 4 Juni 2020,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya dalam keterangannya dihadapan media, Selasa 26 Mei 2020.

Bima mengatakan sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengenai pembatasan ini. Gubernur memberikan ruang bagi Kota Bogor untuk memutuskan dengan pertimbangan kedekatan dengan Jakarta.

“Walaupun PSBB di Jawa Barat ujungnya 29 Mei, tapi karena pertimbangan berdekatan dengan Jakarta maka fase tatanan baru dari Kota Bogor dimulai pada 4 Juni,” katanya.

Meski demikian, lanjut Bima, Kota Bogor akan mulai melakukan penyesuaian mulai 27 Mei 2020.

“Pada prinsipnya protokol kesehatan akan kami perketat, pengawasan di wilayah (RT/RW) untuk arus keluar masuk orang akan kami perketat, namun kami akan memberikan izin bagi toko nonpangan, pasar serta restoran untuk bisa beroperasi dengan sejumlah persyaratan,” katanya.

Persyaratan yang dimaksud adalah tempat usaha wajib menerapkan protokol kesehatan, baik bagi pengunjung maupun karyawannya.

“Boleh makan di tempat tapi harus ada pembatasan-pembatasan. Misalnya untuk restoran atau cafe diwajibkan tetap dengan standar protokol kesehatan. Ditambah juga dengan pembatasan atas kapasitas yang ada,” katanya.

Jadi kata dia, tidak diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas penuh, maksimal 50 persen dari kapasitas pengunjung sebelumnya. Sedangkan, untuk pasar dan toko-toko nonpangan (pakaian, sepatu, bengkel, dan lainnya) diizinkan beroperasi juga dengan catatan diberlakukan protokol kesehatan dan batasan jumlah pengunjung.

“Perwali akan kami revisi dan ditetapkan besok supaya bisa menjadi panduan Satpol PP dan Dishub. Apabila ada pelanggaran-pelanggaran tetap kami akan berlakukan sanksi berdasarkan Perwali yang telah direvisi nanti,” katanya.@net

Komentar