BANDUNG — Komitmen Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dalam mendukung ketahanan pangan nasional berbuah apresiasi tingkat nasional. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menerima penghargaan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto atas perannya sebagai penggerak dan motivator petani padi di Jawa Barat untuk mengembangkan komoditas jagung, yang berkontribusi signifikan terhadap tercapainya swasembada pangan Indonesia tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi nyata Polda Jawa Barat dalam mendorong peningkatan produksi jagung nasional. Jagung dinilai sebagai komoditas strategis yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menopang kebutuhan pakan ternak nasional.
Kapolda Jabar menilai keberhasilan swasembada jagung tidak terlepas dari keberanian melakukan transformasi pola tanam serta optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian. Menurutnya, diversifikasi komoditas menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan. Ia menegaskan bahwa penguatan produksi jagung berdampak langsung pada stabilitas harga pangan dan penguatan ekonomi petani.
Data Badan Pusat Statistik yang dirilis pada 1 Desember 2025 mencatat lonjakan produksi Jagung Tongkol Kering Panen (JTKP) di Jawa Barat sebesar 44,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi jagung yang pada 2024 berada di angka 1.008.750,46 ton meningkat menjadi 1.459.402,94 ton pada 2025, atau bertambah lebih dari 450 ribu ton.
Peningkatan produksi tersebut didorong oleh optimalisasi lahan melalui Program Pemanfaatan Lahan Produktif dengan total luas tanam mencapai 19.387,12 hektare, serta pemanfaatan Lahan Baku Sawah seluas 1.827,89 hektare. Program ini menjadi bukti sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan petani dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan.
Kapolda Jabar menegaskan bahwa keberhasilan panen raya jagung tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan nasional, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan stabilitas ekonomi daerah. Ia menyebut penghargaan yang diterima sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh petani Jawa Barat yang konsisten menjaga produktivitas lahan.
Ke depan, Polda Jawa Barat menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar capaian swasembada jagung dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Peran Polri, menurutnya, adalah memastikan ekosistem pertanian berjalan aman, kondusif, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas.@Tgk Zunet







