BANYUMAS — Pendekatan baru dalam perang melawan narkoba kembali digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Kali ini, Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Drs. Yuki Rukhimat, M.Si., melakukan kunjungan kerja bersama sejumlah pakar ke Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kelurahan Kober, Kabupaten Banyumas, Kamis (10/7).
Didampingi oleh Sosiolog terkemuka Dr. Drs. Imam Budidarmawan Prasojo, M.A., Ph.D., serta Tenaga Ahli BGN, Florencio Mario Vieira, kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., beserta tim, termasuk Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Rizky Hastono, S.H., M.H.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Di baliknya, tersimpan misi besar: mengintegrasikan edukasi gizi sebagai bagian dari strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi dua lembaga ini menjadi gebrakan baru dalam pemberdayaan masyarakat—bahwa ketahanan terhadap narkoba tak hanya dibentuk oleh edukasi dan hukum, tapi juga oleh kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dan bergizi.
“Ketika masyarakat paham tentang pentingnya nutrisi dan gaya hidup sehat, mereka akan memiliki sistem ketahanan pribadi yang lebih kuat terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk narkoba,” ujar Drs. Yuki Rukhimat dalam dialog interaktif yang berlangsung hangat di ruang pertemuan BGN.
Kunjungan ini pun dipandang sebagai momen penting untuk menyinergikan potensi lintas sektor, membangun pendekatan baru dalam pencegahan, dan memperkuat partisipasi masyarakat lewat edukasi yang membumi dan aplikatif.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, BNN dan BGN berharap dapat menanamkan pesan kuat: Masyarakat sehat, Indonesia bebas narkoba.@Tgk Sultan







