oleh

KBRI di Arab Saudi Bebani Biaya Tiket Pulang dan Denda Iqomah Dari PMI

JAKARTA – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi asal Kabupaten Tangerang bernama Darmi (48), saat memohon untuk bisa pulang ke tanah air melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi dimintai beban biaya tiket sebesar SR. 2511,32 atau sekitar Rp 9.703.776,-, dan biaya denda Iqomah sebesar SR. 1023 atau sekitar Rp 3.952.886,-.

Uang tersebut agar dikirim oleh PMI maupun keluarganya di Indonesia ke rekening Al Rajhi Bank Cabang Ergah, Riyadh Saudi Arabia, atas nama Indonesian Embassy, nomor rekening SA0580000xxxxxxxxxxxxxxx.

Demikian disampaikan, Ketua DPD Tangerang Forum Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (FPMI), Marnan Sarbini, yang diketahui sedang melakukan pendampingan terhadap Darmi, Selasa (6/7/2021).

Dia menjelaskan bahwa Darmi telah habis kontrak selama dua tahun namun pihak majikan atau pihak Sarikah (agen tenaga kerja Arab Saudi) tidak memulangkan Darmi ke tanah air.

Akhirnya Darmi kabur ke KBRI. Kemudian dia diproses kepulangannya oleh pihak KBRI, namun Darmi diminta biaya uang tiket yang kemudian ditransfer keluarga Darmi dari Indonesia sesuai permintaan tanggal 1 Maret 2021.

Akan tetapi, setelahnya, Darmi kembali diminta untuk membayar lagi biaya yang disebut pihak KBRI adalah biaya denda Iqomah. Namun biaya ini belum dapat dipenuhi oleh pihak keluarga lantaran ketidakmampuan ekonomi, terang Marnan.

Karena itulah, agar Darmi bisa kembali ke tanah air, FPMI mengirim surat kepada Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, tanggal 05 Juli 2021, perihal permohonan pemulangan Darmi ke tanah air.@deden

Komentar

News Feed