Nasional

Kasat Reskrim Polres Grobogan Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas

3
×

Kasat Reskrim Polres Grobogan Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas

Sebarkan artikel ini

GROBOGAN – Viralnya kasus penganiayaan/pembacokan di jalan R Soeprapto, Purwodadi beberapa minggu lalu menjadi sorotan publik, menanggapi hal itu Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agung Joko Haryono, SIK, MH, MS.i mengimbau kepada masyarakat Grobogan agar jangan main hakim sendiri.

“Kami imbau kepada masyarakat Grobogan, jangan menyelesaikan sesuatu itu dengan kekerasan, tentunya main hakim sendiri tidak dibenarkan oleh hukum. Alangkah baiknya bisa dipertemukan antar pihak, jangan masalah itu diselesaikan dengan kekerasan, banyak cara untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik untuk jalur yang lebih damai,” terangnya. Rabu (13/6/2024).

Agung juga menanggapi kasus yang saat ini sangat viral di Pati, terkait penganiayaan bos rental yang berujung kematian. Dia berharap jangan sampai hal itu terjadi di wilayah Grobogan.

“Jika ada pemilik rental mobil atau siapapun yang mobilnya dibawa kabur dan hendak diambil, alangkah baiknya koordinasi dengan pihak kepolisian dengan menunjukan bukti kepemilikan BPKB, dalam artian minta bantuan, agar hal hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” jelasnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Grobogan khususnya pemilik kendaraan roda dua, agar penyimpananya diperhatikan, tidak sembarangan tempat parkir.

“Ini sering terjadi di wilayah persawahan, mungkin karena sudah biasa kerja disitu tidak terjadi apa apa akhirnya kontak kunci dibiarkan menempel yang kemudian mengundang curanmor. Nah itu agar dibiasakan mengunci dan biasakan mengunci dengan kunci ganda,” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan.

Agung juga berpesan kepada rekan rekan media agar sinergitas tetap terjaga.

“Antara Polisi dan media ini harus saling sinergitas, banyak kegiatan kegiatan kita istilahnya, tanpa rekan rekan media pun kita dianggap belum melakukan pekerjaan, terutama terkait rilis kejadian,” kata Agung.

“Kami berharap kepada rekan rekan media selalu sinergi dengan Polres, karena sesuatu hal yang mungkin dinikmati pembaca atau pendengar tentunya hasil dari penyelidikan maupun penyidikan kepolisian,” pungkasnya.

(Vio Sari)