oleh

Kapospol Kanggime Bersama Anggota Selesaikan Kasus Pencemaran Nama Baik Secara Adat

TOLIKARA – bertempat Mapospol Kanggime, Kapospol Brigadir Yulianto Simopiaref dan Anggotanya Selesaikan Kasus Pencemaran Nama Baik Secara Adat. Kamis, (15/10/2020) Siang.

“Kapospol Kanggime Brigadir Yulianto Simopiaref saat dikonfirmasi oleh Humas Polres menyatakan Kasus Pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Saudari NL kepada Saudari IW dikarenakan Baju Couple (Kembar), Awal mula terjadinya pencemaran nama baik bahwa terlapor menuduh Korban memakai baju miliknya didepan orang banyak sehingga terjadi saling cek cok antara keduanya, akibat hal tersebut terlapor pergi kerumahnya guna mengecek baju yang dipakai korban dan nyatanya baju tersebut ada di dalam kamarnya (baju yang sama).

“Karena merasa malu atas apa yang telah dilakukan terlapor, korban melaporkannya ke Pospol Kanggime sehingga kepolisian mengajak kedua belah pihak untuk diselesaikan secara kekeluargaan, Hasil Mediasi Korban meminta denda adat kepada Pelaku dengan uang tunai sebesar Rp. 4,5 Juta dan Ternak Babi sebanyak 2 Ekor guna membersihkan namanya, atas permintaan korban pihak pelaku menyetujui Denda tersebut sehingga dilakukan pembayaran yang ditandai dengan penandatanganan Surat kesepakatan bersama yang disaksikan oleh masing – masing keluarga.

“Kepolisian Subsektor Kanggime menyampaikan kepada kedua belah pihak agar masalah ini tidak boleh terulang kembali atau diungkit kembali, mari kita semua menjaga keamanaan dan ketertiban di wilayah distrik kanggime ini tetap damai dan kondusif, sebagai masyarakat yang baik tentunya harus bisa menjaga komunikasi dengan baik.Tutup Kapospol Kanggime.@Ardhy. H

Komentar

News Feed