POLRI

Kapolri Pastikan Polri Dalami Penyebaran Video Hoaks Aksi Demonstrasi

0
×

Kapolri Pastikan Polri Dalami Penyebaran Video Hoaks Aksi Demonstrasi

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan terkait penanganan penyebaran video hoaks aksi demonstrasi. Kapolri menegaskan Polri tengah melakukan pendalaman serta mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri tengah mendalami beredarnya video hoaks terkait aksi demonstrasi yang ramai tersebar di media sosial.

“Saat ini sedang dilaksanakan pendalaman oleh tim. Nanti pada saatnya akan kita informasikan,” ujar Kapolri, Rabu (6/8).

550x300

Kapolri mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan hanya menyebarkan informasi yang telah terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi palsu atau hoaks dapat melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kebebasan itu ada, namun jangan melakukan hal-hal yang sifatnya melanggar, apalagi membuat berita-berita yang tidak benar serta melakukan tindakan yang melanggar undang-undang,” tegasnya.

Video yang beredar sebelumnya diklaim memperlihatkan aksi demonstrasi di Jakarta. Namun, pemerintah memastikan rekaman tersebut bukan peristiwa terbaru, melainkan video lama yang kembali diunggah dan disebarkan seolah-olah merupakan kejadian saat ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, juga menegaskan bahwa video tersebut merupakan hoaks yang sengaja disebarkan untuk menyesatkan masyarakat.

“Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia pada saat ini. Kemungkinan itu merupakan peristiwa yang terjadi pada masa lalu,” kata Djamari.

Ia menambahkan, pemerintah bersama aparat penegak hukum akan menelusuri akun-akun yang diduga menyebarkan informasi palsu tersebut. Apabila ditemukan unsur pidana, pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial dan selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi sebelum membagikannya kembali.@Red

error: mediapolri.id