oleh

Kapolresta Sukabumi Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Penanganan Bencana

SUKABUMI – Usai apel kesiapan penanganan bencana alam, sejumlah pimpinan unsur Forkopimda Kota Sukabumi melakukan pengecekan terhadap kesiapan penanganan bencana alam, di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Sabtu (07/11/2020).

Unsur pimpinan Forkopimda Kota Sukabumi yang terdiri dari Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Danang Prasetyo Wibowo, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni beserta unsur pimpinan Forkopimda Kota Sukabumi lainnya melakukan pengecekan terhadap sejumlah peralatan hingga kendaraan dinas yang disiapkan dalam penanganan bencana alam.

Orang nomor Satu di Kota Sukabumi menegaskan bahwa Kota Sukabumi telah siap bila nantinya terjadi bencana alam.

“Insyaa Alloh, Kota Sukabumi, seandainya terjadi musibah, kami siap untuk melakukan mitigasi dan berbagai hal lainnya,” tegas Fahmi.

Fahmi menerangkan, hampir di setiap wilayah di kota Sukabumi berpotensi rawan bencana dengan karakteristik yang berbeda, salah satunya potensi bencana alam yang timbul pasca hujan deras.

“Kalau untuk rawan bencana, hampir di setiap titik rawan bencana, karena ada beberapa tipe bencana. Ada banjir, ada longsor, ada gempa bumi, jadi hampir di setiap titik, mereka memiliki potensi bencana dengan masing-masing karakteristiknya,” terang Fahmi.

Yang paling diwaspadai, Fahmi menyebut, adalah Kecamatan Cikole karena menjadi pusat potensi dari beberapa potensi bencana yang ada.

Meski terdapat sejumlah potensi bencana, lanjut Fahmi, Pemerintah Kota Sukabumi bersama dengan unsur Forkopimda Kota Sukabumi telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai tanggap bencana

“Terus kita lakukan edukasi, termasuk juga kita ingin menambah Kelurahan Tangguh Bencana sebagai bentuk kita ingin juga masyarakat berpartisipasi secara aktif, mempersiapkan diri, mengedukasi warga sehingga mereka mampu menghadapi ketika seandainya ada bencana di wilayah tersebut,” paparnya.

Menurutnya, dari data yang berhasil diperoleh selama periode bulan Januari hingga bulan Oktober 2020, Kota Sukabumi telah didera bencana alam sebanyak 180 kali dengan kerugian materil hingga mencapai Rp 3.7 Miliar.

“Sampai dengan bulan Oktober, 180-an dengan jumlah kerugian materil yang tercatat 3,7 Miliar,” jelas Fahmi.@lana

IMG 20201107 WA0144

Komentar

News Feed