oleh

Kapolresta Palangka Raya Kombes Sandi Alfadien Mustofa Pantau Langsung Vaksinasi Merdeka

KALTENG, Mediapolri – Polresta Palangka Raya Polda Kalteng bersama Polresta Palangka Raya bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan TNI guna menggular Vaksinasi Merdeka di wilayahnya.

Vaksinasi tersebut pun digelar pada dua lokasi, yakni Katedral Santa Maria di Jalan Tjilik Riwut dan Masjid Raya Darussalam di Jalan G. Obos, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/9/2021) yang kesiapannya dimulai dari pukul 06.30 WIB.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.M., M.Si. pun menghadiri dan memantau secara langsung vaksinasi tersebut, yang didampingi Para PJU Polda Kalteng dan Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Sandi Alfadien Mustofa, S.I.K., M.H. bersama para PJU Polresta Palangka Raya.

Kapolresta menjelaskan, vaksinasi merdeka tersebut digelar pada rumah-rumah ibadah dan pondok pesantren, dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh pondok pesantren hingga pengurus rumah ibadah.

“Vaksinasi meredeka digelar secara serentak, yang keberlangsungannya dipantau oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo beserta Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,” ungkapnya.

Vaksinasi pada dua lokasi rumah ibadah tersebut menargetkan sebanyak ribuan peserta, dengan rincian Katedral Santai Maria telah terdaftar 353 orang dan Masjid Raya Darussalam dengan target 2.000 orang.

“Vaksinasi Merdeka ini dilakukan oleh para Vaksinator dari Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya, yang juga bersinergi bersama unsur TNI dan Pemerintah Kota Palangka Raya dan Provinsi Kalimantan Tengah,” tutur Kapolresta.

Dalam keberlangsungan vaksinasi tersebut, beberapa tahapan mekanisme pun diterapkan guna menjaga keamanan dan ketertibannya, serta agar sesuai dengan standar protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

“Pelaksanaan vaksinasi merdeka dibagi menjadi beberapa sesi guna menjaga ketertibannya, selain itu juga dikerahkan personel untuk menjaga keamanan dan mengawasi penerapan prokes bagi para peserta,” jelas Sandi.

Adapun tata cara dan tahapan yang dilaksanakan selama berlansungnya vaksinasi merdeka pada dua lokasi tersebut, yakni mulai dari pengecekan nama peserta, pendaftaran, registrasi, pemeriksaan kesehatan/skrinning, barulah dilakukan vaksinasi yang selanjutnya diobservasi selama 30 menit.

“Semoga dengan digelarnya Vaksinasi Merdeka ini dapat membantu percepatan tercapainya capaian vaksinasi di Kota Palangka Raya, agar terciptanya kekebalan komunal atau herd immunity pada masa Pandemi Covid-19,” harap Sandi.

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat Kota Palangka Raya, walaupun telah menerima vaksinasi tetap harus mematuhi prokes yang berlaku serta penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Senantiasa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi (5M) agar terhindar dari resiko penularan Virus Corona dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.@ Herry.f

Komentar

News Feed