POLRI

Kapolres Sinjai dan Forkopimda Blusukan ke Pasar, Pastikan Harga Stabil

0
×

Kapolres Sinjai dan Forkopimda Blusukan ke Pasar, Pastikan Harga Stabil

Sebarkan artikel ini

Sinjai – Suasana Pasar Sentral Sinjai tampak berbeda pagi itu, Rabu (6/8/2025). Bukan hanya pedagang dan pembeli yang hilir mudik, tapi juga jajaran pejabat daerah yang hadir langsung memantau denyut ekonomi masyarakat. Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, S.I.K., S.H., M.H. bersama Forkopimda menyusuri lorong-lorong pasar demi satu misi: menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Langkah ini merupakan bagian dari operasi pasar terpadu yang bertujuan mengantisipasi kelangkaan barang, mencegah penimbunan, serta meredam gejolak harga yang berpotensi menimbulkan keresahan sosial.

550x300

Turut hadir Staf Ahli Bupati Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, yang mewakili Bupati Sinjai. Ia menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sebagian besar kebutuhan pokok masih berada dalam ambang wajar.

“Beberapa memang naik, tapi masih dalam batas normal dan relatif terjangkau. Kita pastikan tidak ada lonjakan yang meresahkan masyarakat,” ujarnya di sela kunjungan.

Andi Tenri juga menegaskan tidak ditemukan adanya pedagang yang menaikkan harga secara sepihak atau menahan stok demi keuntungan pribadi. “Stok bahan pokok juga masih mencukupi,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya di pasar bukan hanya simbolis, tapi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan ekonomi lokal.

“Kalau operasi pasar berjalan efektif, masyarakat akan merasa tenang dan percaya pada pemerintah serta aparat. Tapi kalau tidak, ada potensi munculnya keresahan hingga kriminalitas ekonomi,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan agar distribusi bahan pokok diawasi secara ketat, guna memastikan tidak ada oknum yang memainkan harga demi keuntungan pribadi.

“Kita harus bahu membahu, bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Bulog, dan stakeholder lain. Jangan lupa, peran media dan tokoh masyarakat juga penting untuk mengedukasi soal harga wajar,” tutupnya.

Langkah ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah dan aparat tidak tinggal diam menghadapi dinamika ekonomi yang bisa berdampak luas. Di tengah fluktuasi pasar, masyarakat butuh rasa aman dan itulah yang tengah diupayakan bersama.@Red

error: mediapolri.id