Nasional

Kapolres Klungkung Melayat Ke Rumah Duka Korban Kekerasan Senior STIP Jakarta

0
×

Kapolres Klungkung Melayat Ke Rumah Duka Korban Kekerasan Senior STIP Jakarta

Share this article

KLUNGKUNG – Kapolres Klungkung AKBP Umar, S.I.K., M.H. mendampingi Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi melayat ke rumah duka korban kekerasan Senior STIP Jakarta, Kamis, 9 Mei 2024.

Kunjungan ini bertujuan sebagai bentuk rasa empati kepada keluarga yang sedang berduka karena kehilangan saudara dan anak terkasih mereka.
Kapolres beserta keluarga besar Polres Klungkung mengucapkan rasa Belasungkawa terhadap keluarga yang di tinggalkan.

banner 325x300

Kapolres yang diwawancarai usai melayat menjelaskan, kunjungannya ini sekaligus mendamping bapak Mentri Perhubungan RI, sebagai wujud rasa turut berdukacita dan empati atas meninggalnya Taruna yang masih duduk di Tingkat 1 STIP Jakarta.

“Kami turut berbelasungkawa dan berempati atas meninggalnya Taruna Putu Satria Ananta Rustika,” ujarnya sambil berharap keluarga yang ditinggalkan memperoleh ketabahan dan kekuatan selalu dalam menghadapi musibah itu.

Taruna Putu Satria diketahui mengalami kekerasan dari seniornya tingkat 2 yang sama-sama sekolah di STIP Jakarta. Rekan-rekan seangkatannya mengatakan sebelumnya Putu Satria menerima 5 kali pukulan dari seniornya tersebut yang mengakibatkan Putu Satria Pingsan dan berujung meninggal dunia.

Diwaktu yang bersamaan juga Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa dengan adanya kejadian ini akan diadakan pembenahan atau revormasi dalam pendidikan agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Saya akan rubah mekanisme senior junior ini agar tidak terulang lagi, kami sudah siapkan teknis dan kedepan untuk seragam kami akan copot atributnya dan setiap harinya taruna-taruni yang bersekolah akan berganti pakaian tidak hanya baju dinas tersebut yang di gunakan, guna menghilangkan mainset senioritas”ujar Mentri Perhubungan.

“Sekali lagi kami ucapkan Turut Berduka Cita yang mendalam, kepada ibu bapak kami berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal´tutup Budi Karya Sumadi Mentri Perhubungan.@red