Kapolres Jembrana Laksanakan Giat Audiensi Ketua MUI Dan NU Kab. Jembrana

JEMBRANA – Bertempat di ruang kerja Kapolres Jembrana telah dilaksanakan giat audiensi dari Ketua MUI dan NU Kab. Jembrana yang diterima langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K., Selasa (24/1/ 2023) pukul 11.15 Wita.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Jembrana AKP I Gusti Agung Made Suriada, S.Sos., Ketua MUI Kab. Jembrana H. Tafsil. Lc, Ketua NU Kab. Jembrana H. Arsyad, S.Ag., M.M.

Dalam Audensi Ketua NU (Nahdlatul Ulama) Kab. Jembrana an. H. Arsyad, S.Ag., M.M. menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Bapak Kapolres Jembrana menerima kunjungan kami dalam audiensi terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh NU yaitu peringatan 1 Abad NU dengan rencana berbagai rangkaian kegiatan berupa lomba – lomba yang bernuansa Islami yang akan dilaksanakan di bulan Februari.

Kemudian Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kab. Jembrana an. H. Tafsil Lc menyampaikan bahwa terkait dengan kegiatan MUI yaitu kegiatan roadshow di masing – masing Kabupaten dengan kegiatan tertutup meliputi pembahasan ekonomi meliputi MES (Masyarakat Ekonomi Menengah), masalah ketakmiran berbasis masjid dengan tujuan untuk membentuk program kemaslahatan umat.

“Terkait dengan adanya permasalahan di warga dengan Yayasan Firdaus MUI sendiri telah menyarankan kepada Kementrian Agama untuk melakukan mediasi dengan mengundang instansi pemerintah dan para tokoh dengan tujuan untuk menemukan jalan keluarnya,” tutur Ketua MUI Kab. Jembrana.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua MUI Kab. Jembrana Bapak H. Tafsil Lc bersama Ketua NU Kab. Jembrana Bapak H. Arsyad, S.Ag., M.M. ke Polres Jembrana.

“Terkait dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi di tahun ini yang hampir berbarengan dengan puasa kami mohon bantuannya untuk bisa sama-sama menjaga keamanan agar situasi tetap terjaga kondusif,” ucap Kapolres Dewa Juliana.

“Untuk pelaksanaan kegiatan ogoh-ogoh kedepan akan di koordinasikan dengan masing – masing Kecamatan karena kegiatan masyarakat saat ini sudah tidak ada pembatasan,” ungkapnya.

“Permasalahan Taman Firdaus dari Kementrian Agama nantinya harus punya dasar yang kuat, diharapkan semua permasalahan jangan sampai ada hal-hal yang menimbulkan gangguan, kami akan tetap berkoordinasi dengan Kemenag, diharapkan nantinya setiap permasalahan bisa diselesaikan, dengan permasalahan ini agar segera mencari solusi dan kita bersama-sama untuk memonitor dan jangan sampai terjadi permasalahan yang dapat berhadapan dengan hukum.” Jelasnya.

“Terakhir saya berpesan, hindari tindakan – tindakan dari semua pihak yang dapat mempengaruhi situasi kamtibmas,” tutup perwira melati dua dipundak ini.

Komentar