PADANG — Aroma rempah membumbung dari jantung Kota Padang, Minggu (22/6/2025) pagi. Jalan Sudirman yang biasanya jadi jalur kendaraan kini disulap menjadi dapur raksasa. Di bawah komando Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, Polda Sumbar menggelar marandang massal, mengaduk budaya, kebersamaan, dan prestasi dalam satu wajan besar: rekor MURI.
Sebanyak 1.000 Bhayangkari dengan cekatan mengaduk satu ton daging sapi di 100 tungku masak. Bukan sekadar pamer keahlian, mereka meracik rasa, merawat budaya Minangkabau lewat sajian randang kuliner yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia. Targetnya bukan main: rekor MURI untuk pemasakan randang terbanyak dan randang berbahan daging sapi terbanyak yang dimasak serentak.
“Randang itu bukan hanya makanan. Ini filosofi hidup orang Minang. Lewat kegiatan ini, Polri hadir bukan cuma sebagai penjaga keamanan, tapi juga penjaga budaya,” ujar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, pemimpin yang dikenal humanis dan religius.
Marandang massal ini bukan hanya soal angka. Lebih dari 10.000 porsi randang lengkap dengan nasi disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat, tamu undangan, dan anggota kepolisian. Di setiap kepulan asap tungku, terpatri pesan: Polri hadir, mengayomi, menyatu dengan rakyat.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dra. Susmelawati Rosya, menegaskan kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan.
“Ini bukan semata pemecahan rekor. Marandang massal jadi wadah Bhayangkari dan Polri membumikan budaya lokal, membangun jembatan hati dengan masyarakat,” ucapnya.
Marandang massal hanya satu dari rentetan inovasi sosial-spiritual yang digagas Irjen Gatot. Gerakan Subuh Berjamaah, Khatam Al-Qur’an Polri se-Sumbar, Zero Tawuran, Zero Balap Liar, hingga lahirnya Sahabat Kapolda di setiap daerah semuanya menegaskan wajah Polri yang inklusif, membumi, dan mendekat ke hati rakyat.
Saat tungku-tungku mulai padam, rasa kebersamaan justru makin menyala. Randang bukan lagi sekadar masakan, tapi simbol langkah bersama: menyatukan rasa, merawat budaya, dan menguatkan jalinan antara Polri dan masyarakat.
“Hari ini kita buktikan: randang satukan rasa, Polri satukan bangsa,” tutup Irjen Gatot disambut riuh tepuk tangan warga yang ikut menyaksikan sejarah terukir.@yhk sultan







