oleh

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Janji Sikat Pelanggar Protokol Kesehatan

JAKARTA – Inspektur Jenderal (Irjen) Mohammad Fadil Imran resmi mengemban jabatan kepala Polda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana. Fadil berjanji akan menindak para pelanggar protokol kesehatan.

“Siapa pun yang akan mengganggu keselamatan jiwa masyarakat, saya akan lakukan penegakan hukum yang tegas,” kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat, 20 November 2020.

Menurut Fadil, pandemi virus korona (covid-19) di Jakarta belum dapat dikatakan aman. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 59 persen kasus covid-19 di Indonesia terjadi di Pulau Jawa.

“Yang terbesar angka terkonfirmasi positif adalah DKI Jakarta, jadi ada dasarnya,” ucap Fadil.

Kasus covid-19 di DKI mencapai 124.243 dari total 488.310 pasien di seluruh Indonesia. Sebanyak 113.739 pasien (91,5 persen) di DKI sudah sembuh, sedangkan 2.501 orang (2 persen) meninggal.

Selain itu, Fadil menyoroti angka reproduksi efektif (Rt) covid-19 di Jakarta yang masih di atas satu. Hal ini mengartikan satu penderita virus korona berpeluang menularkan penyakit kepada satu orang lainnya.

“Kemudian mortality rate (angka kematian) kita masih yang terbesar dan juga kasus teraktif, sesuai dengan data ini,” ujar dia.

Mabes Polri menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah kapolda, Jumat, petang. Selain Nana, Kapolri Idham Azis mencopot Irjen Rudy Sufahriadi sebagai kapolda Jawa Barat (Jabar).

Nana dan Rudy diduga melanggar perintah penegakan aturan protokol kesehatan. Nana digantikan eks Kapolda Jawa Timur Irjen Mohammad Fadil Imran, sedangkan Rudy diganti Asisten Logistik (Aslog) Kapolri Irjen Ahmad Dofiri.@mi

Komentar

News Feed