BALI – Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si., turut hadir dalam gelaran internasional Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy and Innovation (CHANDI) Summit 2025 yang berlangsung pada 3–5 September 2025 di The Meru Bali.
Ajang ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan budaya sebagai salah satu pilar diplomasi perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Mengusung tema “Culture for the Future”, CHANDI Summit 2025 berfokus pada peran budaya sebagai katalis pembangunan berkelanjutan, penguatan perdamaian dunia, serta motor penggerak inovasi sosial dan ekonomi.
Forum ini mempertemukan tokoh dunia, pembuat kebijakan, akademisi, hingga praktisi budaya untuk berdialog dan berbagi ide melalui diskusi panel maupun lokakarya interaktif. Salah satu yang menarik perhatian adalah praktik budaya inovatif, mulai dari pembuatan keris hingga batik, serta pameran dan pertunjukan seni yang menampilkan keragaman budaya global.
Sebagai salah satu figur penting di Bali, Kapolda Daniel Adityajaya juga menunjukkan peran aktif dalam mendukung kelancaran agenda yang diprakarsai Kementerian Kebudayaan RI ini. Kehadirannya menegaskan komitmen Polda Bali dalam menjaga keamanan dan ketertiban sepanjang berlangsungnya forum yang dihadiri perwakilan dari lebih 50 negara serta pelaku industri kreatif dunia.
Diharapkan, pertemuan ini melahirkan Bali Initiative Declaration, sebuah kesepakatan internasional yang menegaskan tekad bersama untuk menempatkan budaya sebagai fondasi perdamaian dan inovasi. Selain memperkuat diplomasi budaya Indonesia, agenda ini juga diyakini mampu membuka peluang kerja sama lintas negara serta memberi dampak positif bagi sektor budaya dan pariwisata Bali.
Dengan sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan penuh Polda Bali, CHANDI Summit 2025 menjadi bukti nyata bahwa budaya dapat menjadi kekuatan pemersatu sekaligus sumber inspirasi menuju masa depan dunia yang harmonis dan berkelanjutan.@Red







