POLRI

Kajati Sumut Harli Siregar “Rombak” 20 Jabatan Strategis: Gas Pol Berantas Korupsi, Selamatkan Keuangan Negara

0
×

Kajati Sumut Harli Siregar “Rombak” 20 Jabatan Strategis: Gas Pol Berantas Korupsi, Selamatkan Keuangan Negara

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Angin segar berembus di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Sebanyak 5 Asisten dan 15 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) resmi berganti posisi, dalam upacara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Kajati Sumut Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., di Adhyaksa Hall Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution Medan, Rabu (5/11/2025).

Rotasi besar-besaran ini menjadi langkah nyata Kejati Sumut dalam memperkuat barisan penegak hukum, sejalan dengan misi Jaksa Agung RI untuk menegakkan hukum yang berintegritas dan berpihak kepada rakyat kecil.

550x300

Dalam amanatnya, Kajati Harli Siregar menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik segera tancap gas menjalankan tugas di wilayah hukumnya masing-masing.
“Segera hadirkan rasa keadilan di tengah masyarakat, berpeganglah pada integritas, dan jangan cederai keadilan masyarakat kecil,” tegas Harli dengan nada penuh penekanan.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya pemulihan keuangan dan kekayaan negara.
“Jangan hanya berorientasi pada penindakan. Pencegahan juga adalah bagian dari keberanian moral dalam menegakkan hukum,” tambahnya.

Pelantikan yang dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-1425/10/2025 dan 854 Tahun 2025 ini membawa wajah baru di kursi strategis Kejati Sumut.

Beberapa posisi penting yang berganti di antaranya:

Nauli Rahim Siregar menggantikan Andri Ridwan sebagai Asisten Intelijen.

Herlina Setyiorini menempati posisi Asisten Pembinaan menggantikan I Nyoman Sucitrawan.

Agung Ardiyanto kini menjabat Asisten Pengawasan menggantikan Darmukit.

Nur Handayani resmi sebagai Asisten Datun menggantikan Datuk Rosihan Anwar.

Muhammad Ali Akbar dipercaya menakhodai jabatan Asisten Pemulihan Aset.

Sementara di jajaran Kejari, sejumlah wajah baru juga menghiasi pucuk pimpinan di berbagai daerah, seperti Soemarlin Halomoan Ritonga (Padang Lawas), Yusup Darmaputra (Belawan), Satria Irawan (Samosir), Muslih (Toba), Danke Rajagukguk (Karo), Amriyata (Serdang Bedagai), hingga Satria Abdi (Tebing Tinggi).

Selain itu, dua pejabat baru juga resmi dilantik sebagai Koordinator Kejati Sumut, yakni Riki Saputra dan Herlangga Wisnu Murdianto.

Plh. Asisten Intelijen Bani Ginting, S.H., M.H., yang turut hadir dalam pelantikan itu, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi.
“Ini bukan sekadar pergantian nama di papan jabatan, tetapi upaya menghadirkan semangat baru dan profesionalisme yang lebih kuat di tubuh Adhyaksa,” ujarnya.

Ia berharap para pejabat baru dapat menyalakan semangat penegakan hukum yang bersih, cepat, dan berpihak pada masyarakat, terutama dalam mewujudkan rasa keadilan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

Rotasi ini bukan sekadar seremoni birokrasi, tapi momentum pembaruan semangat di tubuh Kejaksaan. Di tengah tantangan pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi yang semakin kompleks, langkah Kajati Sumut Harli Siregar menjadi penegasan bahwa Kejaksaan bukan hanya penegak hukum melainkan penjaga moral negara.@Sembiring

error: mediapolri.id